Budi Sarwoto Tekankan Optimalisasi Material Lokal untuk Perbaikan Jalan Usaha Tani

Timur Media, Penajam – Akses jalan usaha tani yang rusak masih menjadi masalah krusial bagi para petani dan pekebun di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Menanggapi hal itu, Anggota Komisi II DPRD PPU, Budi Sarwoto, mendesak Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Pekerjaan Umum (PU) di empat kecamatan segera mempercepat perbaikan jalan dengan memanfaatkan material yang telah disiapkan pemerintah daerah.
Menurut Budi, kerusakan jalan usaha tani berdampak langsung pada distribusi hasil pertanian dan perkebunan. Jika akses jalan memadai, biaya angkut menurun dan hasil panen lebih cepat sampai ke pasar.
“Jalan yang baik akan meningkatkan pendapatan petani. Mereka tidak lagi rugi karena hasil panen terlambat atau rusak di jalan,” ungkapnya.
Budi menyoroti bahwa banyak perbaikan jalan usaha tani di PPU selama ini hanya mengandalkan perataan jalan menggunakan alat berat. Padahal, tanpa penambahan material yang tepat, jalan akan kembali rusak terutama di musim penghujan.
Ia menjelaskan, kontur tanah di sebagian wilayah PPU cukup rentan becek dan berlubang jika hanya diratakan. Oleh karena itu, penggunaan material tambahan menjadi kunci agar jalan usaha tani lebih tahan lama dan mendukung aktivitas petani.
“UPT PU harus serius menggunakan material yang sudah disediakan. Jangan hanya sekadar diratakan, nanti cepat hancur lagi,” tegasnya.
Sebagai solusi, Budi mendorong pemanfaatan material lokal yang ekonomis, salah satunya tanah laterit atau tanah merah yang banyak tersedia di Kecamatan Babulu. Menurutnya, tanah laterit memiliki karakteristik yang cocok untuk jalan pertanian.
“Infrastruktur dasar di pedesaan harus jadi prioritas. Petani butuh jalan bagus, bukan janji kosong,” pungkasnya. (ADV)