Layanan Posyandu Kini Menjangkau Lansia



Balikpapan — Pelayanan di pos pelayanan terpadu (Posyandu) kini tak lagi terbatas pada pemantauan tumbuh kembang balita. Layanan kesehatan bagi lanjut usia (lansia) juga mulai dikembangkan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.

Sekretaris Komisi I DPRD Balikpapan, Muhammad Najib, mengatakan, transformasi peran Posyandu merupakan bagian dari upaya memperkuat pelayanan dasar di tingkat masyarakat. “Posyandu bukan hanya untuk menimbang balita, tetapi juga memeriksa kesehatan lansia di setiap lingkungan,” kata Najib, Rabu (14/5/2025).

Ia menyebut, pelayanan kesehatan untuk lansia telah berjalan di sejumlah wilayah meski belum diatur secara rinci dalam regulasi. Kehadiran layanan ini sejalan dengan komitmen pemerintah untuk mencegah stunting serta menekan risiko penyakit degeneratif, seperti diabetes dan jantung.

Puskesmas, lanjut Najib, turut berperan dalam mendukung layanan lansia, antara lain melalui pemeriksaan kesehatan rutin dan pelaksanaan kegiatan fisik, seperti senam lansia. Program ini dinilai strategis untuk menjadikan Balikpapan sebagai kota yang ramah terhadap kelompok usia lanjut.

“Langkah ini sangat penting, bukan hanya dari aspek kesehatan, tapi juga dalam mewujudkan kota yang inklusif dan layak huni bagi semua kelompok usia,” ujarnya.

Terkait fasilitas bagi penyandang disabilitas, Najib mengingatkan bahwa aturan mengenai aksesibilitas, termasuk trotoar ramah disabilitas, telah diatur dalam Undang-Undang Lalu Lintas. Namun, menurut dia, perlindungan dan pelayanan bagi lansia masih membutuhkan penguatan ke depan.

“Harapannya, program ini semakin diperhatikan agar kesejahteraan lansia dan masyarakat secara keseluruhan dapat terjamin,” ucap Najib.

Selengkapnya...
Back to top button

You cannot copy content of this page