Pembangunan Sekolah Rakyat Disambut Baik Disdikpora PPU

Timur Media, Penajam – Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terpilih sebagai lokasi pembangunan sekolah rakyat yang merupakan salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) PPU Andi Singkeru pun menyambut baik rencana Kementerian Sosial (Kemensos) membangun sekolah rakyat. Karena hal ini dapat membantu masyarakat kurang mampu.

“Ini memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi warga kurang mampu untuk mendapatkan pendidikan,” kata Kepala Disdikpora PPU, Andi Singkerru, Senin (28/4/2025).

Sebelum memasuki tahapan penerimaan siswa, pemerintah daerah akan lebih dulu melakukan verifikasi data warga kurang mampu yang tercantum dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Andi Singkeru pun mengatakan jika Dinas Sosial (Dinsos) PPU, juga telah berkoordinasi dengan Disdikpora PPU terkait dengan persiapan penerimaan siswa sekolah rakyat dan perekrutan tenaga guru.

“Kami memulai memilah DTKS di Dinas Sosial untuk menentukan anak dari keluarga kurang mampu yang akan menjadi calon siswa di sekolah rakyat,” ujarnya.

Andi Singkerru mengungkapkan, sekolah rakyat sepenuhnya dibangun menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Sedangkan pemerintah daerah hanya berkewajiban menyiapkan lahan untuk lokasi pembangunan sekolah rakyat.

Informasinya, Kemensos menargetkan pembangunan 36 ruang kelas di setiap lokasi sekolah rakyat. Dari 36 ruang kelas tersebut untuk Sekolah Dasar (SD) sebanyak 18 ruang kelas. Sedangkan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) masing-masings embilan ruang kelas.

“Penerimaan tahun pertama diperkirakan 90 siswa kelas satu untuk SD yang terdiri dari tiga kelas. Sementara SMP dan SMA sebanyak 96 siswa kelas satu,” pungkasnya. (ADV)

Selengkapnya...
Back to top button

You cannot copy content of this page