Pemkab PPU Gelar Perlombaan Hari Santri Nasional 2024, Ajak Santri Berperan Aktif Membangun Bangsa

Timur Media, Penajam – Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2024, Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menggelar serangkaian perlombaan yang dibuka secara resmi oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten PPU, Daud, pada Selasa (15/10/2024). Perlombaan ini diadakan selama dua hari, dari 15 hingga 16 Oktober 2024, dan melibatkan santri dari berbagai pondok pesantren di wilayah PPU.

Kegiatan yang diadakan di lapangan PPU ini meliputi empat cabang perlombaan, yakni Maulid Habsyi, Pidato Bahasa Indonesia, voli, dan mini soccer. Dengan mengusung tema “Menyambung Juang, Merengkuh Masa Depan,” perlombaan ini bertujuan untuk mempererat persaudaraan antarsantri serta membangun potensi bibit muda yang akan mengharumkan nama Kabupaten PPU di masa depan.

Dalam sambutannya, Daud yang mewakili Penjabat Bupati PPU, Muhammad Zainal Arifin, menyampaikan bahwa perlombaan ini merupakan bagian dari peringatan Hari Santri yang tidak hanya berfokus pada sisi keagamaan, tetapi juga mendorong peran santri dalam membangun bangsa. Ia menekankan bahwa santri memiliki potensi besar sebagai agen perubahan dalam masyarakat.

“Hari Santri bukan hanya untuk mengingatkan kita akan peran penting santri dan pesantren dalam menjaga nilai-nilai keagamaan, tetapi juga sebagai pengingat bahwa santri adalah agen perubahan yang berkontribusi langsung dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Daud dalam sambutannya.

Lebih lanjut, Daud menyampaikan apresiasi atas peran santri yang tidak hanya mendalami ilmu agama, tetapi juga aktif dalam berbagai bidang sosial, ekonomi, hingga olahraga. Ia mengajak seluruh santri yang terlibat dalam perlombaan untuk menjadikan ajang ini sebagai momentum berharga untuk terus mengembangkan potensi diri.

“Perlombaan ini adalah kesempatan emas bagi para santri untuk menunjukkan kemampuan dan bakat mereka. Kami harap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga dapat memperkuat persaudaraan dan membangun semangat juang dalam merengkuh masa depan yang lebih baik,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesra juga menegaskan bahwa Pemkab PPU mendukung penuh setiap upaya pengembangan santri, baik dari segi akademik, keagamaan, maupun non-akademik. Menurutnya, santri memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah, terutama dalam mencetak generasi muda yang berkualitas dan berkarakter.

“Santri tidak hanya belajar ilmu agama, tetapi juga dilatih untuk menjadi individu yang disiplin, berakhlak mulia, dan memiliki semangat nasionalisme yang tinggi. Oleh karena itu, kami berharap dari perlombaan ini akan lahir santri-santri yang dapat menjadi teladan dan pemimpin masa depan,” ungkapnya.

Selain itu, perlombaan ini juga menjadi bagian dari upaya Pemkab PPU untuk menggali bakat-bakat terpendam di kalangan santri. Daud berharap kegiatan ini dapat menghasilkan bibit-bibit unggul yang nantinya akan berprestasi tidak hanya di tingkat kabupaten, tetapi juga di tingkat provinsi dan nasional.

“Mari kita terus menghidupkan semangat Hari Santri dengan belajar, berkarya, dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan negara. Nilai-nilai luhur yang diajarkan di pesantren harus selalu kita pegang teguh, karena santri adalah bagian penting dari masa depan bangsa,” tutup Daud. (ADV)

Selengkapnya...
Back to top button

You cannot copy content of this page