Zainal Arifin Petakan Prioritas Pembangunan di PPU

Timur Media, Penajam – Setelah resmi dilantik sebagai Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Muhammad Zainal Arifin segera merumuskan rencana awal pemerintahannya.
Menggantikan Makmur Marbun, Zainal menegaskan bahwa langkah pertamanya adalah memetakan prioritas pembangunan di PPU. Ia juga memastikan sinergi yang telah terjalin antara pemerintah dan berbagai pihak terkait akan tetap menjadi fokus utamanya.
Dalam acara pisah sambut yang dihadiri oleh sejumlah pejabat dan masyarakat PPU, Zainal Arifin menyatakan optimismenya terhadap kelanjutan pembangunan di wilayah PPU.
Menurutnya, banyak pekerjaan rumah (PR) yang diwariskan dari Makmur Marbun sudah diidentifikasi solusinya, dan koordinasi yang baik dari seluruh elemen pemerintah daerah akan mempercepat realisasi program-program tersebut.
“Nanti kita akan petakan dulu yah, tetapi saya yakin kalau PR yang disebut Pak Marbun tadi solusinya sudah disiapkan, dan teman-teman di sini sudah banyak sinerginya,” ujar Zainal.
Zainal menyadari bahwa jabatannya sebagai Pj Bupati bersifat sementara dan terbatas oleh waktu. Meskipun begitu, ia tetap optimis bahwa dengan pemetaan yang baik, program-program prioritas dapat segera diselesaikan dalam masa jabatannya.
“Saya tidak lama di sini, tugas saya adalah mempersiapkan hingga peralihan pemerintahan yang baru terbentuk. Jadi kita harus bekerja efektif dan cepat,” lanjutnya.
Zainal menekankan pentingnya fokus pada program-program yang dapat memberikan dampak langsung kepada masyarakat dan mendukung keberlanjutan pembangunan di PPU.
Salah satu langkah utama yang akan diambil adalah mengidentifikasi program mana saja yang bisa diselesaikan dalam waktu dekat, serta program jangka panjang yang akan menjadi warisan bagi pemerintah selanjutnya.
Sikap proaktif Zainal dalam merespons tantangan pembangunan di PPU dinilai positif oleh berbagai pihak. Ia berjanji untuk terus menjalin komunikasi yang erat dengan seluruh elemen pemerintah daerah, serta melibatkan masyarakat dalam proses pembangunan yang lebih inklusif.
“Tetapi dari situ, nanti kita akan petakan mana yang menjadi prioritas, mana yang bisa kita selesaikan duluan, dan mana yang akan mendukung pemerintah selanjutnya,” jelas Zainal. (ADV)