16.000 UMKM Harus Siap Manfaatkan Peluang dari IKN

Timur Media, Penajam – Sebanyak 16.000 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) telah terdaftar dan memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB).

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskukmperindag) PPU, Margono Hadisutanto, menyatakan bahwa hadirnya Ibu Kota Nusantara (IKN) di wilayah ini membuka peluang usaha yang lebih luas bagi para pelaku UMKM.

“Dengan adanya IKN, peluang usaha bagi pelaku UMKM di Banuo Taka semakin terbuka lebar,” kata Margono.

Ia juga mengatakan bahwa peningkatan populasi di wilayah tersebut akan membuatnya menjadi pasar yang potensial bagi produk UMKM. Pelaku UMKM harus dapat memanfaatkan peluang ini, harus meningkatkan kualitas produk agar mampu bersaing di era mendatang

“Peningkatan kualitas produk adalah prioritas. Kami berharap dengan pemindahan IKN, kita sudah siap dengan produk yang layak dijual dan dapat bersaing,” ujarnya.

Selain peningkatan kualitas, Margono juga menekankan pentingnya meningkatkan kuantitas produk. Diskukmperindag PPU berencana mengadakan pelatihan bagi para pelaku UMKM untuk membantu meningkatkan produksi.

“Kami juga akan menyediakan alat produksi, seperti mesin untuk mengelola keripik dan alat lainnya, yang dapat digunakan oleh para pelaku UMKM,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten PPU terus mendorong dan mendukung pelaku UMKM melalui berbagai kegiatan, salah satunya adalah Pentas Seni dan UMKM yang rutin dilaksanakan setiap akhir pekan di Halaman Kantor Bupati PPU.

“Sekitar 200 pelaku UMKM rutin ikut serta dalam pameran UMKM setiap akhir pekan,” ungkap Margono.

Dengan berbagai langkah dan program yang dilakukan, Diskukmperindag PPU berharap dapat PPU. Kehadiran IKN diharapkan menjadi katalisator bagi perkembangan UMKM di wilayah ini, membawa dampak positif bagi perekonomian daerah. (ADV) (Diskominfo)

Selengkapnya...
Back to top button

You cannot copy content of this page