Politik

Wapres: Lebih Baik Pilkada Ditunda

Report: Ryan I Editor: Isnan

TIMUR MEDIA – Wakil Presiden, Maruf Amin punya panilaian berbeda dengan Jokowi, soal pelaksanaan Pilkada 2020. Ia mengatakan lebih baik ditunda, meski putrinya sendiri ikut kontestasi politik tersebut.

Penilaian Wapres berbeda dengan Jokowi yang tetap menginginkan Pilkada lanjut pada Desember 2020.

Saat disinggung Najwa Shihab apakah Pilkada 2020 tetap digelar karena ada beberapa anak dan menantu pejabat yang ikut, Maruf mengelaknya.

“Saya kira kalau saya sih lebih baik ditunda. Sebab anak saya kan bukan incumbent. Yang berkepentingan tidak ditunda itu kan incumbent,” ujar Maruf, dalam tayangan di Youtube Najwa Shibab, Rabu, 21 Oktober 2020.

Maruf lantas membandingkan jika misalnya lawan yang dihadapi putrinya di Pilkada Tangerang Selatan bukan seorang incumbent atau petahanan. “Sebenarnya mungkin lebih baik kalau lawannya tidak incumbent kan, jadi saya kira tidak ke sana (Pilkada dilanjutkan),” katanya.

Putri Maruf Amin yaitu Siti Nurazizah tengah mencalonkan diri sebagai Calon Wali Kota Tangerang Selatan. Pencalonan putrinya itu dijelaskan Maruf atas kehendaknya sendiri.

“Saya tidak mendorong anak saya untuk jadi Wali Kota. Saya juga tidak punya partai. Saya masuk jadi wapres juga bukan karena saya anggota partai. Jadi saya memang tidak bisa melarang anak saya dan siapa saja untuk mencalonkan diri,” ujarnya.

Sebelumnya Jokowi menyatakan tahapan Pilkada Serentak 2020 tetap dilaksanakan, meski pandemi Covid-19 belum berakhir.

Ia menyatakan, pemungutan suara pilkada di 270 daerah tetap dilaksanakan serentak pada 9 Desember 2020 mendatang. Pernyataan itu disampaikan Juru Bicara Kepresidenan, Fadjroel Rachman, bulan lalu.

“Pilkada 2020 tetap sesuai jadwal, 9 Desember 2020, demi menjaga hak konstitusi rakyat, hak dipilih dan hak memilih,” ujar Fadjroel.

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button