Ekonomi

Utang Indonesia Tembus Rp 5.569 Triliun

2019

TimurMedia.com:

Ilustrasi, lonjakan utang Indonesia. (TM)

Report: Janu|Editor: Teguh

TIMUR MEDIA – Utang Indonesia terus meningkat. Sampai akhir September 2019 nilainya ribuan triliun.

Pada triwulan III 2019, utang luar negeri (ULN) Indonesia tercatat sebesar 395,6 miliar dolar AS atau sekitar Rp 5.569 triliun. Nilai ini dengan asumsi kurs 14.085/dolar AS.

Utang tersebut terdiri dari ULN publik (pemerintah dan bank sentral) sebesar 197,1 miliar dolar AS, serta ULN swasta (termasuk BUMN) sebesar 198,5 miliar dolar AS.

Bank Indonesia mencatat, posisi ULN pemerintah pada September 2019 di posisi USD194,4 miliar atau tumbuh 10,3 persen (yoy), meningkat dari 9,1 persen (yoy) pada triwulan sebelumnya.

Sepanjang triwulan III 2019, investor nonresiden membukukan pembelian neto Surat Berharga Negara (SBN) domestik yang cukup besar sehingga mendorong kenaikan ULN Pemerintah.

Pengelolaan ULN pemerintah diprioritaskan untuk membiayai sektor jasa kesehatan dan kegiatan sosial (19,0 persen dari total ULN Pemerintah), sektor konstruksi (16,5 persen).

Berikutnya sektor jasa pendidikan (16,0 persen), sektor administrasi pemerintah, pertahanan, dan jaminan sosial wajib (15,3 persen), serta sektor jasa keuangan dan asuransi (13,7 persen).

Sedangkan ULN swasta tercatat tumbuh 10,4% (yoy), lebih rendah dibanding dengan pertumbuhan pada triwulan sebelumnya sebesar 11,3% (yoy).

Secara sektoral, ULN swasta didominasi sektor jasa keuangan dan asuransi, sektor pengadaan listrik, gas, uap/air panas dan udara (LGA), sektor industri pengolahan, serta sektor pertambangan dan penggalian.

Pangsa ULN di keempat sektor tersebut terhadap total ULN swasta mencapai 75,4 persen.

Most Popular

To Top