Kaltim

UKW Sisakan Lima Kouta

Report: Yoyo I Editor: Fai

TIMUR MEDIA – Uji Kompetensi Wartawan atau UKW, yang akan dihelat di Samarinda pada Juni mendatang, terus diburu awak media di Kaltim. Dari 54 kouta yang tersedia, saat ini hanya tersisa untuk lima wartawan.

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia Kaltim, Endro S. Efendi, menjelaskan sisa kouta itu pun hanya untuk jenjang wartawan muda dan madya. “Untuk jenjang utama sudah penuh,” ujar Endro, Kamis 8 April 2021. Ia merinci, sisa kouta untuk wartawan muda tersisa tiga kursi dan dua kursi untuk wartawan madya.

Menurut Endro, Dewan Pers telah memberi tugas kepada PWI untuk menghelat UKW gratis di Kaltim. Kuota yang diberikan untuk 54 wartawan, masing-masing 12 kursi untuk jenjang utama, 12 kursi untuk jenjang madya, dan sisanya 30 kursi untuk jenjang muda.

Endro berharap sebelum Hari Raya Idul Fitri, seluruh data peserta sudah lengkap dan bisa dikirimkan ke Dewan Pers. Sejauh ini banyak pendaftar untuk jenjang wartawan muda. “Tapi mereka terkendala kelengkapan administrasi,” jelasnya.

Panitia, lanjut Endro, memprioritaskan pendaftar yang telah melengkapi persyaratan. Pendaftar yang masuk tetap akan diseleksi Dewan Pers. Peserta diutamakan dari media yang memenuhi standar sesuai ketentuan Dewan Pers.

Ia mengingatkan UKW akan dilakukan di Samarinda. “Untuk transportasi dan akomodasi dari daerah asal ke Samarinda, menjadi tanggungan masing-masing peserta,” ingat Endro.

Endro menambahkan, bagi wartawan yang belum beruntung mengikuti UKW tidak perlu khwatir. Sebab, PWI Kaltim akan melakukan UKW berikutnya pada bulan November 2021. Namun, ia belum menyebut tempat pelaksanaannya di kota mana.

Laman resmi Dewan Pers menyebutkan, terdapat 40 ribu wartawan yang diakui sah di Indonesia tetapi belum lulus tes Uji Kompetensi Wartawan. Masih banyak wartawan yang tidak memiliki pengetahuan tentang kode etik jurnalistik.

Dewan Pers mengingatkan, Peraturan Nomor 1/Peraturan-DP/II/2010 tentang Standar Kompetensi Wartawan, diantaranya untuk meningkatkan kualitas dan profesionalitas seorang wartawan serta menegakan kemerdekaan pers berdasarkan kepentingan publik.

Dewan Pers menekankan beberapa kriteria yang menjadi bentuk penilaian dalam UKW yang dianggap menjadi permasalahan penting dalam dunia kewartawanan. Misal, masalah kesadaran wartawan terhadap norma dan peraturan serta etika dari wartawan itu sendiri. Seperti tercantum dalam Peraturan Nomor 1/Peraturan-DP/II/2010 bagian I poin D.

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button