Kesehatan

Uji Klinis Vaksin Sinovac Belum Tuntas

Izin diterbitkan karena darurat.

Report: Janu I Editor: Isnan

TIMUR MEDIA – Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan, Penny K. Lukito, mengakui uji klinis fase III vaksin Sinovac belum tuntas. Menurutnya alasan peizinan diterbitkan dan vaksin sudah digunakan dirasa darurat. Alhasil, terbitlah emergency use authorization atau izin penggunaan darurat vaksin korona buatan Sinovac.

“Kenapa vaksin sudah diizinkan padahal uji klinis belum selesai? Nah ada persetujuan, emergency use authorization. Itu bisa kita keluarkan di mana situasi darurat,” jelas Penny, dalam webinar Ikatan Alumni ITB, Sabtu 16 Januari 2021.

Ia mengakui uji klinis fase III belum usai. Tapi Penny mengklaim vaksin Sinovac sudah dibuktikan secara ilmiah memiliki mutu.

Menurutnya sudah ada deklarasi soal situasi darurat dan bukti ilmiah yang sudah cukup bahwa ada mutu dari produk vaksin yang sudah bisa dipertanggungjawabkan.

Ia juga beralasan dengan menerbitkan EUA vaksin Sinovac, vaksinasi bisa dimulai. Menurutnya vaksin boleh digunakan dengan efikasi minimal 50%. Di Indonesia, vaksin Sinovac memiliki angka efikasi 65,3%.

Menurut Penny, adanya isu-isu terkait penekanan terhadap BPOM agar mengeluarkan EUA vaksin Sinovac lebih cepat tidak benar.

“Muncullah berita Kepala BPOM ditekan, kemudian kemandirian BPOM. Itu tidak benar,” katanya.

I Detik

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button