Ibu Kota Baru

Tol Penajam-Balikpapan Tunggu Kajian Pemerintah

Report: Lina| Editor: Doni

TIMUR MEDIA – PT Waskita Karya Tbk mengaku masih menunggu kajian dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk bisa membangun jembatan tol Penajam Paser Utara-Balikpapan.

Nantinya, tol ini akan menjadi akses terdekat menuju ibu kota baru.

Tol di atas laut ini akan dibangun untuk menghubungkan Balikpapan dan Penajam di Kalimantan Timur. Kedua wilayah tersebut dipisahkan oleh Teluk Balikpapan.

Kalau tol ini terbangun akses dari Balikpapan ke Penajam hanya 10 menit atau 15 menit. Saat ini jika menempuh kapal feri mungkin bisa menyedot waktu 2 sampai 2,5 jam. Kalau darat (jalur eksisting) itu harus mutar dan membutuhkan waktu lima jam.

“Harapan kami bisa segera dimulai, tapi saat ini memang sedang dikaji oleh Kementerian PUPR. Kami tunggu hasil kajiannya,” ujar Direktur Operasi II Waskita Karya Bambang Rianto, dikutip Timur dari Antara.

Selama ini, lanjut Bambang, perseroan telah menerima izin prakarsa tol dan proses saat ini masih dalam proses penyusunan Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol. Jika rampung, PPJT bisa ditandatangani sehingga konstruksi bisa dimulai.

Tol Jembatan Penajam Paser Utara-Balikpapan akan menjadi jembatan tol pertama di Kalimantan yang dirancang sepanjang 7,35 kilometer. Kebutuhan investasi proyek itu diperkirakan mencapai Rp15,35 triliun.

Ada pun PT Tol Teluk Balikpapan, anak usaha PT Waskita Toll Road, menjadi badan usaha pemprakarsa tol tersebut.

Bambang menuturkan selain mengincar proyek infrastruktur seperti tol di ibu kota baru, BUMN itu juga mengaku ingin ambil bagian dalam pembangunan lain.

Apalagi, kawasan ibu kota baru disebut-sebut membutuhkan 400 ribu km jalan dan rumah untuk sekitar 300 ribu Aparatur Sipil Negara.

|Sumber: Antara

Tags
Selengkapnya...

Terkait

Back to top button
Close
Close