Balikpapan

Tiga Daerah Kaltim Ditransfer Rp 3,2 Triliun

Transfer dana tersebut menambah pundi untuk APBD Balikpapan 2021.

Report: Taufik Hidayat I Editor: Abi K

TIMUR MEDIA – Tiga daerah di Provinsi Kaltim, yakni Balikpapan, Kabupaten Penajam Paser Utara, dan Kabupaten Paser mendapat transfer dana dari pusat sebesar Rp 3,2 triliun.

Wali Kota Balikpapan, Rizal Effendi, mengatakan dana berupa Dana Bagi Hasil Migas, Dana Alokasi Khusus untuk kegiatan fisik dan nonfisik, dan Dana Desa atau Dana Kelurahan.

“Balikpapan menerima DBH sebagai daerah pengelola migas karena keberadaan Kilang Balikpapan,” ujar Rizal. Besaran dana setiap tahunnya Rp 500. Sejak tahun 2015, DBH Migas dipotong 50 persen lantaran jatuhnya harga minyak.

Untuk tahun 2019, DAK yang diterima Balikpapan Rp 109 miliar. Dana itu digunakan untuk proyek-proyek infrastruktur seperti pembangunan dan perbaikan kualitas jalan, perbaikan saluran pembuangan air, pemasangan pipa air bersih, hingga sektor pendidikan dan kesehatan. Adapun Dana Kelurahan yang dikucurkan untuk Balikpapan mencapai Rp 11,99 miliar.

“Pemerintah Pusat mengharapkan dana transfer bisa cepat dimaksimalkan dan jangan sampai ada penyalahgunaan,” ujar Rizal. Sebab, tahun depan masih fokus untuk pemulihan ekonomi dan penanganan Covid-19.

Terkait APBD 2021, Ketua Parlemen Balikpapan Abdulloh menyatakan dana dari pusat menambah pundi APBD tahun depan yang jumlahnya mencapai Rp 2,1 triliun. “Kita masih menanti evaluasi Gubernur, mungkin perlu ada revisi. Tapi antara DPRD dan Pemkot prinsipnya sepakat,” ujarnya.

Ia berujar, di APBD 2021 juga ada juga bantuan keuangan dari Pemprov Kaltim sebesar Rp 130 miliar. Dana itu akan digunakan untuk kegiatan pembangunan semisal drainase, pembangunan jalan lingkungan, dan lainnya. “Tinggal dikerjakan saja,” ujar Abdulloh.

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button