Balikpapan

Thohari Wafat Komorbid

Almarhum memiliki riwayat penyakit diabetes.

Report: Taufik Hidayat I Editor: Fai

TIMUR MEDIA – Innalillahi wainna ilaihi rajiun. Kabar duka datang dari Balikpapan. Wakil Wali Kota Balikpapan terpilih, Thohari Aziz meninggal dunia di RS Pertamina Balikpapan, Rabu 27 Januari 2021.

Thohari menghembuskan nafas terakhirnya pada pukul 17.30 Wita.

Kepala Dinas Kesehatan Balikpapan, Andi Sri Juliarty, menjelaskan Thohari sempat dirawat di RSPB, lantaran terinfeksi Covid-19 sejak Jumat (22/1). Thohari bersama sang istri Risti Utama Dewi sempat dibawa ke RSPB pada Jumat (15/01). Saat itu kondisi Thohari mengeluhkan batuk, deman dan nyeri saat menelan, setelah di swab, keduanya terpapar Covid-19.

Direktur RSPB M. Khairudddin, menjelaskan sejak dirawat Thohari punya keluhan sesak nafas. Kadar oksigennya menurun. Kondisi Thohari terus menurun pada Jumat (22/01) kadar oksigennya diangka 97, dan terus menurun di angka 94.

“Sekitar pukul 20.00 wita beliau dilarikan ke ICU karena mengalami sesak dan komorbid diabetes. Sedangkan sang istri tidak ada keluhan berat. Jadi istrinya sempat dirawat sebentar tapi setelah dikasih obat beberapa hari sehat dan hasil swabnya negatif sehingga boleh pulang,” terang Khairudddin.

Menurut Khairuddin, Thohari sempat mengeluhkan sesak nafas. “Oleh petugas langsung dibawa ke ruang ICU, kadar oksigennya turun lagi diangka 90,” jelasnya.

Sekretaris DPC PDIP Balikpapan, Budiono mengatakan, kondisi Thohari sempat membaik. “Tadi malam saya sudah melihat hasilnya (swab PCR) negatif. Tapi karena baru sekali hasil negatif, maka harus ditunggu dua kali negatif lagi,” jelasnya.

Thohari lebih memilih dirawat di rumah sakit lantaran mempertimbangkan proses isolasi bisa lebih maksimal. Budiono mengatakan, kondisi selama perawatan naik turun.

“Baru masuk ICU Minggu (24/1),” jelasnya. Ia tak menduga, ternyata Thohari meninggal dunia. “Saya mewakili keluarga mohon dimaafkan jika selama hidupnya beliau pernah melakukan kesalahan,” kata Budiono.

Pada pukul 17.30 Wita jenazah Thohari dimandikan, kemudian dikafani, dan dimasukkan ke peti jenazah oleh pihak rumah sakit. Selanjutnya segera dishalatkan ba’da Magrib oleh keluarga dan rekan sejawatnya dari Parlemen. Sejumlah pejabat Pemkot Balikpapan, dan para kader DPC PDI Perjuangan turut hadir dalam pemakaman tersebut.

Putra almarhum, Revo, menjadi imam shalat jenazah ayahnya. Anggota Komisi II DPRD Balikpapan Ustadz Syukri Wahid memimpin doa untuk almarhum. Jenazah dilepas dilepas Wali Kota Balikpapan, Rizal Effendi.

Upacara pelepasan dilakukan sekitar pukul 19.40 Wita, lalu dibawa menuju pemakaman terpadu Km 15, Balikpapan utara. Rombongan kendaraan Jenazah dipimpin Budiono dan dikawal puluhan kader partai dengan seragam merah ini mengiringi hingga ke pemakaman km 15.

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button