Kolom

Teko, Jiwa Kita

2019

TimurMedia.com:

drg. Syukri Wahid. (dok)

“TEKO hanya akan menumpahkan apa yang ada di dalamnya”. Jika isinya kopi, maka kopilah yang akan keluar, tak mungkin yang keluar adalah teh.

Ucapan, pikiran dan perbuatan adalah isi yang keluar dari bejana “teko hati dan jiwa”. Ia akan menumpahkan isinya.

Lihatlah status kita, ucapan kita apa yang tertulis itu adalah isi bejana kita. “Semua orang akan mengeluarkan apa yang dimilikinya”.

Perhatikan status kita yang memvonis sebelum tabayyun, nyinyir dengan keburukan seseorang mungkin, membaca berita tak utuh dan langsung menghakiminya.

Kadang kita beranalisa tentang seseorang atau lembaga padahal itu boleh jadi adalah keinginan kita untuk terjadi padanya. Begitu tidak terbukti dan kita tak minta maaf di status kita.

Maka mungkin kita merasa tidak ada beban dan salah, sebab mungkin nyinyir,  memvonis, curiga, negative thinking adalah memang penuh dalam teko jiwa kita.

Dalam kitab Ihya Ulumuddin, al Ghazali  mengatakan jangan mengira hati itu kosong, sungguh dia berisi dengan apa yang ada.

Jika berisik 1/2 adalah Allah, maka 1/2 nya adalah Syaitan. Lantas jika ia berisi penuh dengan Allah, adakah ruang untuk Syaitan disitu?

Mari kita benahi diri kita, periksa baik-baik tulisan dan status kita. Sebab itulah isi diri kita.

*Syukri Wahid, penulis sejumlah buku.

Most Popular

To Top