Nasional

Tantangan Internet untuk Anak

Report: Ryan I Editor: Isnan

TIMUR MEDIA – Deputi Bidang Pemenuhan Hak Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak aka PPA, Agustina Erni mengatakan derasnya arus informasi menjadi tantangan bagi seluruh pihak. Ia khawatir anak-anak rentan mengakses konten yang tidak sesuai dengan usianya.

“Pada saat yang sama ada kekhawatiran derasnya arus informasi yang dapat diakses dengan cepat dan mudah sebagai dampak dari pesatnya kemajuan teknologi informasi, yaitu kemungkinan anak-anak mengakses informasi yang mungkin tidak sesuai dengan usianya,” ujar Erni,  melalui keterangan Pers nya, Senin 7 Maret 2022.

Informasi yang dikhawatirkan dikonsumsi anak, mulai konten yang mengandung pornografi, kekerasan sampai informasi hoaks. Ia menegaskan anak-anak berhak mendapat informasi laik untuk mereka.

Erni bilang informasi layak anak atau ILA adalah informasi yang sesuai harkat dan martabat kemanusiaan terkait perkembangan jiwa dan sosial anak mengikuti perkembangan kematangan usianya.

Terkait

Dalam analisanya, jika anak-anak terus menerus terpapar pelbagai konten negatif tanpa pengawasan tepat dari orang tua atau orang dewasa lain maka dapat menimbulkan dampak negatif pada anak.

“Seperti kecanduan gawai sampai menjadi korban cyber bullying, cybercrime, kejahatan berbasis gender online hingga kejahatan seksual,” jelasnya.

Menurutnya dalam menyediakan informasi laik bagi anak menjadi tanggung jawab semua pihak, dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, orang tua, keluarga serta masyarakat luas.

“Informasi laik atau informasi yang cerdas akan menghasilkan anak-anak Indonesia yang berkualitas untuk mewujudkan Indonesia Emas tahun 2045,” jelasnya.

Ia mengatakan Kemen PPPA terus melakukan pelbagai upaya agar anak tetap mendapat haknya atas informasi cerdas. Penyediaan ILA juga menjadi salah satu indikator sebuah Kabupaten/ Kota Layak Anak.

Selain itu untuk mewujudkan pemenuhan hak anak atas ILA, Kemen PPPA telah mengembangkan konsep Pusat Informasi Sahabat Anak. PISA menjadi pusat informasi dengan fokus penyediaan informasi terintegrasi yang dibutuhkan anak dengan pendekatan pelayanan yang ramah anak.

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button