Peristiwa

Sriwijaya Wajib Bayar Ganti Rugi

Kewajiban itu termaktub dalam PM 77 tahun 2011.

Report: Ryan I Editor: Fai

TIMUR MEDIA – Sriwijaya Air wajib membayar ganti rugi kepada keluarga korban kecelakaan pesawat SJ-182. Besarannya, sekitar Rp 1,25 miliar per penumpang. Kewajiban ini mengacu Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 77 Tahun 2011.

Hal tersebut juga diamini Juru Bicara Kementerian Perhubungan, Adita Irawati. Ia membenarkan kewajiban ganti rugi tersebut. “Ya betul, akan tetap merujuk kepada PM 77 Tahun 2011,” ujar Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati, dilansir Tempo, Selasa 12 Januari 2020.

Ia mengaku pihak Kementerian Perhubungan telah berkomunikasi dengan Sriwijaya Air. “Kami sudah menyampaikan kepada Sriwijaya Air untuk segera mempersiapkan hal-hal terkait dengan ketentuan ganti kerugian di PM 77 itu.”

Sesuai Pasal 2 poin a beleid tersebut, pengangkut yang mengoperasikan pesawat udara wajib bertanggung jawab atas kerugian terhadap penumpang yang meninggal dunia, cacat tetap, atau luka-luka. Jumlah ganti rugi tersebut ditetapkan pada pasal 3 huruf a, yaitu sebesar Rp 1.250.000.000 per penumpang.

“Penumpang yang meninggal dunia dalam pesawat udara karena akibat kecelakaan pesawat udara atau kejadian yang semata-mata ada hubungannya dengan pengangkutan udara diberikan ganti kerugian. Sebesar Rp.1.250.000.000,00 atau satu miliar dua ratus lima puluh juta rupiah, per penumpang,” termaktub di aturan tersebut.

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button