timurmedia.com

Umum

Soal Kerusuhan 22 Mei, Komnas HAM Telisik 40 Video

TIMURMEDIA.COM – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia masih menelisik sekitar 40 video rekaman kerusuhan yang terjadi pada tanggal 21-23 Mei 2019.

Bahkan salah satu video yang masih ditelisik yakni rekaman penganiayaan yang dilakukan anggota Brimob di Kampung Bali, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

“Video yang sudah kami terima itu sampai sekarang masih dicocokkan terkait waktu, tempat kejadian, orang yang merekam dan saksi yang melihat saat kejadian itu,” ujar Komisioner Komnas HAM Amiruddin Al Rahab, Selasa, 09/7/2019.

Diberitakan sebelumnya, kerusuhan 21-23 Mei, terjadi usai aksi penyampaian pendapat soal hasil pilpres 2019 di Bawaslu. Kerusuhan sempat terjadi di sejumlah titik, beberapa diantaranya yakni di Slipi Petamburan, Jalan Wahid Hasyim dan juga Tanah Abang.

Menurut Amiruddin, lembaganya telah menerima video dari Lembaga Swadaya Masyarakat, polisi dan Dinas Perhubungan DKI. Puluhan video itu dibandingkan dan diteliti guna mengungkap peristiwa sebenarnya yang terjadi pada saat kerusuhan.

Amiruddin memaparkan, Komnas HAM mencocokkan video orang yang diduga digebuki polisi di belakang kawasan Sarinah. Ia pun mengatakan, bahwa lembaganya masih membutuhkan rekaman lain guna melihat penyebab orang itu dipukuli oleh polisi.

“Video itu ada massa yang mau melakukan kekerasan dan polisi yang memukul orang. Dalam situasi ini mungkin terjadi resiprokal atau saling berbalasan,” terangnya.

Kerusuhan 22 Mei 2019 silam, dikatakan Amiruddin, banyak kejadian yang tidak terduga. Sehingga, dalam menyelidiki kasus tersebut, Komnas HAM harus bisa melihat dari semua sisi. “Kami tidak bisa sembarangan memutuskan,” ujarnya.

Penulis: Roby Kurniawan
Editor: Nina Kurmala

Most Popular

To Top