AdvDPRD Balikpapan

Sidak Komisi III Temukan Hal Ini

Jika proyek tidak selesai, Parlemen akan memanggil pihak terkait.

Reporter: Taufik Hidayat I Editor: Isnan Rahardi

TIMUR MEDIA – Komisi III DPRD Balikpapan melakukan sidak ke Waduk Wonorejo dan memantau hasil normalisasi sungai di Kampung Timur, Kelurahan Gunung Samarinda. Namun, saat inspeksi mendadak itu, para anggota Parlemen tampak kecewa.

Dalam sidak yang dipimpin Sekretaris Komisi III DPRD Balikpapan, Munsyir Halim itu menemukan hasil proyek yang baru berjalan 20 persen. Padahal saat ini sudah memasuki akhir tahun. Sidak tersebut dilakukan pada Senin 11 November 2020.

Selain Munsyir Halim, sidak juga diikuti anggota Komisi III seperti Syarifuddin Odang, Taufik Qul Rahman, Danang Eko, Nelly Turualo, Fadillah, dan Purnomo.

Dalam sidak itu, Parlemen memantau langsung Waduk Wonorejo. Disana ada dua proyek yang dikerjakan, yakni normalisasi waduk dan pengerukan waduk.

Parlemen Balikpapan dari Komisi III saat sidak di Waduk Wonorejo. (TM)

“Kita lihat sebelah kiri pengerjaannya sudah mencapai 80 persen, tapi sebelah kanan proyek drainasenya masih 20 persen,” ujar Taufik. Ia merasa heran pekerjaan proyek pengerukan telah mencapai 80 persen, tapi satunya baru mencapai 20 persen.

“Kok bisa begitu. Kita lihat akan selesai apa tidak. Kalau sudah hampir sampai waktunya belum selesai juga, kita akan panggil Dinas PU untuk meminta mereka menjelaskannya,” tegas Taufik. Ia mengingatkan agar proyek itu bisa dikebut karena hanya tersisa waktu selama sebulan.

“Memang harus dikebut biar memenuhi target pada 15 Desember sudah selesai. Jadi penyerapan dana pembangunan bisa terserap,” jelasnya.

Menurut Taufik bila dalam batas waktu yang ditentukan tidak selesai, pihaknya tak hanya memanggil Dinas PU. Tapi juga pengawas dan pelaksana pekerjaan atau kontraktornya, termasuk konsultan.

Dalam proyek perluasan waduk ini ada dua pelaksana proyek. Untuk waduk dan taman tidak ditemukan masalah namun untuk drainse sepanjang 100 meter lebih pekerjaan baru 20 persen. Proyek drainse dikerjakan PT Adi Putra dan konsultan CV Asri.

“Itu satu titik saja tapi sebelahnya sudah 80 persen. Nggak ada masalah. Ada dua kontraktor yang disana Rp 1,4 miliar,” ungkapnya. *Adv

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button