Nasional

Serapan Anggaran Daerah Masih Rendah

Report: Didit I Editor: Isnan

TIMUR MEDIA – Realisasi belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tahun anggaran 2021 masih rendah. Padahal waktu yang tersisa hanya tinggal satu bulan.

Dari data Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, per 20 November 2021 rata-rata persentase realisasi belanja APBD provinsi tahun 2021 sebesar 65,12 persen, APBD kabupaten 61,15 persen, dan kota 59,08 persen.

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian meminta pemerintah daerah mempercepat realisasi belanjanya untuk tahun ini. Sebab, pemerintah pusat juga telah menyuntikkan anggaran cukup besar ke daerah.

Menurut Tirto, sebanyak Rp 700 triliun anggaran dari pusat ditransfer ke daerah. “Dan daerah juga punya ruang fiskal dari pendapatan asli daerah dan sumber lain yang sesuai Undang-undang,” ujar Tito, dilansir laman Sekretariat Kabinet, Rabu 24 November 2021.

Ia mengingatkan pemda terkait instruksi Jokowi yang juga meminta percepatan realisasi APBD dan APBN. Instrumen fiskal ini sangat berperan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Tito bilang, belanja daerah membuat uang beredar di tengah masyarakat akan berdampak peningkatan daya beli dan konsumsi rumah tangga. Selain itu, belanja APBD juga dapat menstimulus sektor swasta yang keuangannya tengah mengalami kontraksi akibat pandemi.

Mantan Kapolri ini meminta para kepala daerah menggelar rapat koordinasi internal bersama seluruh staf organisasi perangkat daerah. Langkah ini dinilai penting untuk menyisir pelbagai program yang dapat direalisasikan sesuai aturan. “Intinya mempercepat belanja di lingkungan masing-masing,” katanya.

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button