Balikpapan

Semburan Gas di Sepinggan Berbahaya

Report: Hendra| Editor: Heru

TIMUR MEDIA – Semburan gas dan lumpur di Balikpapan, menghebohkan warga. Semburan itu muncul dari sumur bor milik warga di RT 28 Kelurahan Sepinggan Baru, Balikpapan.

Gas yang muncul dari semburan itu dinilai berbahaya bagi kesehatan warga. Bahkan, rentan memicu kebakaran.

QSA Safety Operation & On Scene Commander PT PHM, Asep Dedi, menilai semburan tersebut tidak baik bila didekati warga. Karena bisa membahayakan kesehatan dan keselamatan jiwa.

Hal ini mengacu hasil pemeriksaan yang dilakukan PT. Pertamina Hulu Mahakam. Gas yang keluar mengandung H2S 5,0 PPM dan Lel 38.50 serta kandungan O2 senilai 20.9.

“Kandungan gasnya cukup berbahaya karena kandungan gas ini bisa terjadi kebakaran,” jelas Asep.

Ia mewanti-wanti warga sekitar dan pemilik sumur bor agar tidak menyalakan api, karena akan sangat berbahaya. “Kami minta untuk tidak menyalakan api di dekat sumur,” ujarnya.

Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah Balikpapan dan PHM telah memasang disaster line untuk faktor keamanan. Jaraknya 5-10 meter di dekat lokasi semburan.

Semburan pertama terjadi pada Rabu 4 Maret 2020, kemarin. Semburan lumpurnya bahkan sempat mencapai ketinggian 7 meter, hingga membuat genangan lumpur.

Kepala UPT BPD Balikpapan Selatan, Surnarman, mengatakan saat terjadi semburan lemilik sumur ketakutan melihat banyaknya lumpur dan gas yang keluar.

Pemilik sumur sempat enggan melapokan kejadian itu. “Akibatnya penangannya sedikit terlambat,” ujar Surnamarman.

Saat ini semburan sudah tak terlihat lagi usai ditangani pihak PHM dan BPBD. Hasil pemeriksaan lanjutan menunjukan keadaan yang sudah mendekati normal dan aman.

Kendati demikian, tetap dilakukan pemantauan dan pengawasan untuk mencegah hal-hal yang tak diinginkan.

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button