Balikpapan

Sekda Fadli Ajukan Pensiun

Report: Taufik I Editor: Isnan

TIMUR MEDIA – Sekretaris Daerah Balikpapan, Sayid MN Fadli, mengajukan Masa Persiapan Pensiun atau MPP, selama empat bulan sebelum masa pensiun, terhitung mulai 1 Februari 2022.

“Pensiun saya tanggal 1 Juni 2022. Saya mengambil MPP bukan karena ada sesuatu atau lain hal, karena ini hak saya mendapatkan MPP,” jelasnya, Senin 31 Januari 2022.

Mengacu Peraturan BKN Nomor 2 Tahun 2019 tentang Tata Cara Masa Pensiun, pemerintah melalui Badan Kepegawaian Negara mengeluarkan aturan mengenai masa persiapan pensiun bagi Pegawai Negeri Sipil yang akan mencapai batas usia pensiun.

Fadli bilang, MPP sebenarnya bisa diambil setiap pegawai negeri maksimal setahun sebelum memasuki masa pensiun.

“Seharusnya saya sudah bisa ambil MPP sejak Mei 2021, tapi baru saya ambil sekarang,” katanya.

Alasannya untuk memberi kesempatan kepada generasi muda, sehingga Pemerintah Kota Balikpapan dapat lebih baik lagi. Ia merasa sudah saatnya untuk memberi kesempatan bagi yang muda.

“Saya sudah terlalu lama di jabatan ini, perlu ada regenerasi,” ujar Fadli.

Ia berharap di waktu mendarang sistem yang baik dan telah berjalan agar tidak diubah sekehendaknya. Namun perlu ditingkatkan agar sistem yang sudah baik menjadi lebih baik.

“Kalau mengobrak abrik sesuai keinginan, itu akan rusak. Mudah-mudahan kedepan sistem tetap terjaga. Yang tidak baik diperbaiki,” ingat Fadli.

Fadli mengingatkan agar seluruh PNS bekerja dengan hati-hati karena saat ini banyak yang mengawasi. “Sehingga kalau tidak hati-hati bisa terjerumus, yang merugikan diri sendiri dan keluarga,” pesannya.

Ia juga mewanti-wanti agar PNS Balikpapan untuk menjalani prinsip legal dan logis. Legal yang dimaksud Fadli, setiap kegiatan ada aturannya, tidak cukup aturan menjadi dasar tapi harus logis dan masuk akal. Kalau tidak, maka akan merugikan diri sendiri.

“Legal dan logis harus menjadi satu hal yang kami pegang dalam melaksanakan kegiatan. Setiap kami melaksanakan sesuatu harus ada aturan dan anggarannya,” ujar Fadli.

Fadli kemudian memberi tips agar bisa memberi pelayanan pada masyarakat dengan menyenangkan dan mengamankan. “Sering kali ingin baik di mata pimpinan lalu ingin menyenangkan, tapi tidak mengamankan. Kalau memang ada hal yang tidak baik, sampaikan saja kepada pimpinan. Pak ini berbahaya jika dilakukan,” pesannya.

Ia juga mewanti-wanti agar selalu ingat pada keluarga. “Kalau melakukan macam-macam harus berpikir punya keluarga. Ini menjadi pegangan kami. Kalau terjadi sesuatu dengan kami orang hanya bisa bilang kasihan, sedangkan anak cucu siapa yang mengasihani,” jelasnya.

Fadli juga mengucapkan terima kasih kepada teman sejawat yang telah bekerja dengan baik, sehingga Pemerintah Balikpapan dapat meraih banyak prestasi.

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button