Pangan

Sampai Juni Harga Pangan Stabil

Report: Ryan I Editor: Fai

TIMUR MEDIA – Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo memprediksi harga rata-rata beras ditingkat penggilingan dan eceran tetap stabil hingga bulan Juni 2021. Meski begitu, ia mengakui ada tren penurunan relatif kecil antara 0,1-0,2 persen.

Menurut Mentan, stabilnya harga beras pada awal tahun antara lain dipengaruhi stok beras nasional pada akhir 2020. Yakni sekitar 7,4 juta ton yang akan mencukupi kebutuhan beras nasional pada bulan Januari-Juni 2021.

“Lalu pada Maret-April masuk masa panen dengan perkiraan produksi beras dalam negeri sekitar 9 juta ton,” ujar Mentan, Kamis 25 Maret 2021.

Adapun proyeksi harga jagung pipilan kering di tingkat panen sampai Juni 2021 cenderung mengalami peningkatan dengan tren rata-rata kenaikan kecil 0,016 persen. Mentan memperkirakan harga jagung pipilan kering ditingkat petani pada minggu ke-4 Juni 2021 berada dikisaran Rp3.786 per kilogram.

Kementan juga memperkirakan harga komoditas gula pasir cenderung stabil hingga Maret 2021 dan akan kembali naik sampai Juni dengan rata-rata kenaikan 0,21 persen. Pada Juni 2021 diprediksi harga rata-rata gula pasir eceran berkisar pada Rp13.800 per kilogram.

Untuk minyak goreng, ia menyebut harga rata-rata minyak goreng curah eceran diperkirakan sedikit naik hingga bulan Juni 2021 dengan rata-rata kenaikan sebesar 0,025 persen.

“Pada bulan Juni 2021 diprediksi harga minyak goreng curah berkisar Rp 12.600 per kilogram,” ujarnya.

Untuk komoditas bawang merah, Kementan memproyeksikan harga bawang merah akan cenderung naik hingga akhir Juni 2021. Kenaikan harga disebabkan karena bulan Maret baru memulai masa tanam dan juga dipengaruhi peningkatan permintaan jelang Hari Besar Keagamaan dan Nasional puasa dan Hari Raya Idul Fitri 2021.

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button