Internasional

Rusia dan Jerman Bahas Kemungkinan Kerjasama Vaksin

Red : Ahmad Mulyadi

MOSKOW/BERLIN, TIMUR MEDIA – Presiden Rusia Vladimir Putin dan Kanselir Jerman Angela Merkel membahas kemungkinan kerjasama produksi vaksin terkait Covid-19. Demikian dilaporkan media spesialis politik internasional Sicurezza Internazionale (6/1/2021).

Dilansir Sicurezza Internazionale, kedua pemimpin negara produsen vaksin itu telah melakukan dialog intensif via telepon untuk membicarakan lebih rinci kemungkinan kerjasama itu. Kedua pemimpin negara itu menyampaikan akan segera mengoordinasikan hal ini dengan instansi instansi lain yang terkait di negara mereka.

Dalam kesempatan itu, Kanselir Jerman pun memberikan ucapan selamat kepada Presiden Rusia atas kesuksesan vaksin buatan Rusia, Sputnik V. Sejauh ini, vaksin ini dianggap sebagai salah satu yang terbaik dan telah dipesan sejumlah negara di Asia, Afrika, Amerika Selatan, Eropa Timur dan Timur Tengah. Selain efektifitasnya telah mencapai 95%, vaksin produksi Gamaleya Institute ini pun tidak menimbulkan efek samping berbahaya bagi pasien.

Selain Sputnik V, para ilmuwan Rusia pun telah berhasil memproduksi dua vaksin lainnya yaitu EpiVacCorona yang dibuat oleh lembaga penelitian di Novosibirsk dan satu vaksin lagi buatan Chumakov Center. EpiVacCorona telah melewati fase uji coba dan berhasil didaftarkan secara resmi di Rusia. Ada pun vaksin buatan Chumakov Center saat ini masih dalam tahap uji coba.

Seperti halnya Rusia, Jerman pun termasuk negara produsen vaksin ternama di dunia. Terkait Covid-19 ini, Jerman telah berhasil memproduksi vaksin dengan efektifitas 95% yang diproduksi oleh BioNTech. Vaksin ini bersama vaksin buatan Pfizer telah terdaftar di Uni Eropa dan telah digunakan di sejumlah negara anggota Uni Eropa sejak Desember tahun lalu.

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button