Internasional

Rusia Ciptakan Vaksin COVID-19 Ketiga

Red : Ahmad Mulyadi

MOSKOW, TIMUR MEDIA — Pemerintah Federasi Rusia telah memberikan izin uji klinis vaksin COVID-19 yang ketiga. Demikian dilaporkan media asing berbahasa Rusia, RBK (22/9/2020).

Menurut laporan RBK, vaksin ini memiliki keistimewaan karena aman dikonsumsi siapapun, termasuk mereka dengan kekebalan tubuh yang rendah. Hal itu karena vaksin ini menggunakan metode khusus yang disebut whole-virion, yaitu dengan menghancurkan ataupun melemahkan partikel virus secara artifisial. Dengan demikian, virus tersebut tidak lagi memiliki potensi untuk membuat orang sakit. Metode semacam ini dianggap  aman digunakan bahkan bagi pasien yang sistem kekebalan tubuhnya sudah terganggu.

Vaksin yang dikembangkan Pusat Penelitian dan Pengembangan Imunitas dan Biologi Chumakov ini rencananya akan diuji cobakan terhadap 3000 orang yang tersebar di Saint Petersburg, Novosibirsk dan Kirov. Setelah vaksinasi, seluruh relawan akan diisolasi selama 16 hari di rumah sakit dan dipantau secara intensif oleh tim khusus.

Menurut pimpinan lembaga pusat penelitian dari vaksin tersebut, Aidar Ishmukhametov, uji klinis vaksin ini akan selesai pada November tahun ini. Selain itu, uji klinis ini pun akan diselenggarakan dengan memenuhi standar WHO dan regulator yang berlaku secara internasional.

Sebagai informasi, vaksin ini adalah vaksin buatan Rusia yang ketiga yang telah mendapatkan izin uji klinis secara resmi dari Kementerian Kesehatan Federasi Rusia. Sebelumnya, dua lembaga penelitian lainnya yaitu Institut Gamaleya dan Vektor juga berhasil membuat vaksin COVID-19 yang juga telah mendapatkan izin uji klinis dari Pemerintah Rusia. Vaksin tersebut yaitu Sputnik V (buatan Institut Gamaleya) dan EpiVacCorona (buatan Vektor).

Sputnik V disebut sebagai vaksin COVID-19 pertama di dunia yang telah terdaftar secara resmi. Adapun EpicVacCorona saat ini sedang dalam proses pendaftaran.

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button