Ekonomi

Rupiah Babak Belur

Timur Media

Ilustrasi. (GI)

Report: Heru| Editor: Nina

TIMUR MEDIA – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika babak belur menyentuh angka Rp 14.420 per dolar AS. Di pasar spot, rupiah merosot 0,50 persen dibanding penutupan perdagangan akhir pekan lalu.

Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia, rupiah telah melemah 1,25 persen.

Per Senin, 2 Maret 2020, rupiah tercatat rata-rata diperdagangkan sebesar Rp14.413 per dolar AS, sedangkan pada Jumat, 28 Februari 2020 di kisaran Rp14.234 per dolar AS.

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka, Ibrahim menyebut usai diumumkannya positif wabah Covid-19 di Indonesia, pelaku pasar semakin khawatir terhadap wabah korona.

“Apa yang ditakutkan masyarakat Indonesia, akhirnya terbukti walaupun pemerintah selama ini menutupinya,” ujar Ibrahim, dilansir Viva, Senin, 2/Maret/2020.

Ia berujar berkurangnya harapan bahwa wabah virus korona dapat tertahan di Cina mendorong investor kembali panik. Sehingga memicu kekhawatiran dampak ekonomi dari pembatasan perjalanan, gangguan rantai pasokan, dan penurunan permintaan jauh lebih besar dari yang diperkirakan sebelumnya.

“Indonesia negara yang punya hubungan baik dengan Tiongkok, sangat mungkin virus korona menyasar ke Indonesia,” ungkap Ibrahim.

Akibat meluasnya wabah virus korona, mengakibatkan goncangan ekonomi secara global dan Indonesia terkena dampaknya meskinpersentasenya masih relatif kecil dibanding negara-negara lain. Yakni, hanya 1,08 persen. 

Most Popular

To Top