NEWS

Ruben Onsu Digugat Rp 100 Miliar

Report: Maya I Editor: Basir

TIMUR MEDIA – Sengketa perebutan merek dagang kuliner Geprek Bensu, yang melibatkan artis Ruben Onsu vs Benny Sujono, memasuki babak baru. Ruben Onsu bahkan digugat Rp 100 miliar.

Gegara sengketa merek dagang, Ruben Onsu beberapa kali harus berhadapan dengan pengadilan. Muasalnya, merek dagang usaha kuliner miliknya Geprek Bensu, menjadi rebutan.

Ruben punya 137 gerai ayam gerepek, yang telah berekspansi sampai Hong Kong. Geprek bensu miliknya menyajikan menu makanan ayam geprek yang dipadu sambal pedas dan cita rasa khas.

Perselisihan perebutan merek antara Ruben Onsu dan Benny Sujono terjadi sejak 2018. Saat itu Ruben Onsu dan Benny Sujono menjalin kerja sama dalam usaha makan ayam geprek.

Belakangan, keduanya berselisih dan akhirnya terpecah.

Masalah ini diawali ketika Ruben Onsu menggugatan merek dagang milik Benny Sujono ke Pengadilan Niaga Jakarta Pusat, tahun 2018. Keputusan itu didasari karena merek dagang milik Benny Sujono nyari mirip dengan merek dagangnya.

Tapi gugatan itu ditolak hakim Pengadilan Niaga Jakarta.

Ruben Onsu tidak puas atas putusan itu. Ia kemudian kembali menggugat Benny Sujono di Pengadilan Negeri Jakarta, tetapi gugatannya juga tolak. Tidak berhenti. Ruben terus menggugat Benny sampai Mahkamah Agung. Hasilnya, lagi-lagi, gugatan itu tetap ditolak.

Ruben Onsu
Bakso, salah satu bisnis lain yang dimiliki Ruben Onsu. (Insatgram) admintimurmedia | Timur Media | Referensi Baru

Putusan MA itu sudah inkrah. Putusan final itu tidak bisa lagi naik banding.

Buntutnya, jutsru berbalik. Giliran Benny yang sekarang menggugat Ruben di Pengadilan Niaga Jakarta.  Ruben digugat sebesar Rp 100 miliar, yang pembayarannya harus dengan sekaligus.

Kronologis Perseteruan

Berikut perjalanan kasus perebutan merek dagang Ruben vs Benny:

Ruben dan Benny, antara keduanya menjalin hubungan kerjasama yang baik untuk membangun dan mengembangkan usaha makan ayam geprek. Seiring waktu, mereka terpecah menempuh jalan sendiri-sendiri. Sampai pada 25 September 2018 Ruben menggugat Benny di Pengadilan Niaga Jakarta.

Gugatan itu ditolak hakim. Lantas Ruben kembali menggugat Benny di Pengadilan Negeri Jakarta pada 23 Agustus 2019. Tetapi lagi-lagi hakim menolak gugatannya.

Begitu pun saat melayangkan gugatan ke Mahkamah Agung. Gugatannya juga ditolak. Penolakan MA tertuang dalam Putusan Nomor 57/Pdt.Sus-HKI/Merek/2019/PN Niaga Jkt.Pst.

Putusan itu menindaklanjuti gugatan yang dilayangkan Ruben kepada PT Ayam Geprek Benny selaku pemegang merek I Am Geprek Bensu Sedep Beneerrr yang dinilai sama dengan Geprek Bensu miliknya.

“Menolak gugatan penggugat Ruben Samuel Onsu tersebut untuk seluruhnya,” bunyi putusan itu, dikutip dari situs resmi Mahkamah Agung.

Bahkan, Mahkamah Agung justru meminta pendaftaran hak milik Ruben dibatalkan. Bersamaan dengan putusan itu, MA mengabulkan balasan atau rekonpensi PT Ayam Geprek Benny Sujono.

Benny menyebut, jika pihaknya PT Ayam Geprek Benny Sujono lebih dulu menggunakan nama Bensu sebagai merek dagang. Bensu anonim dari nama pemiliknya, yakni Benny Sujono, yang mendirikan usaha ayam geprek dengan nama I Am Geprek Bensu.

Usaha I Am Geprek Bensu itu dibangun pada 17 April 2017, oleh dua pengusaha PT Ayam Geprek Benny Sujono, Yancent Kurniawan dan Stefani Livinus.

Pihak Benny meminta adik Ruben Onsu, Jordi Onsu untuk menjadi manager operasional. Jordi kemudian menawarkan kakanya Ruben untuk menjadi duta promosi, yang akhirnya disetujui Benny.

Setelah ditunjuk sebagai duta promosi, ayah dua anak itu meminta satu karyawan agar dipekerjakan di bagian dapur. Ruben pun mengajak karyawannya bergabung di bisnis ayam gepreknya sendiri yang diberi nama Geprek Bensu, pada Agustus 2017. Polemik bisnis Ruben kembali mencuat setelah MA memberi putusan jika Ruben tidak diizinkan menggunakan nama Bensu dalam bisnisnya.

Pihak Ruben melayangkan gugatan terkait Hak Kekayaan Intelektual, tapi ditolak. Sebaliknya, lembaga pengadil tertinggi di Indonesia itu mengabulkan sebagian rekonsepsi pihak PT Ayam Geprek Benny yang menjadi lawan Ruben.

Hal itu tertuang dalam surat putusan Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat bernomor 57/Pdt.Sus-HKI/Merek/2019/PN Niaga Jkt.Pst.

Hakim menyatakan bahwa PT Ayam Geprek Benny adalah pemilik dan pemakai pertama yang sah atas merek: I Am Geprek Bensu.

“Menyatakan bahwa Penggugat Rekonpensi adalah pemilik dan pemakai pertama yang sah atas: Merek “I AM GEPREK BENSU SEDEP BENEERRR + LUKISAN”, nomor pendaftaran IDM000643531, Kelas 43, tanggal pendaftaran 24 Mei 2019, nama pemilik PT AYAM GEPREK BENSU BENNY SUJONO,” bunyi putusan itu.

Gurita Bisnis Ruben Onsu

Ruben Onsu punya gurita bisnis pelbagai bidang. Dikutip dari CNBC, rentetan bisnisnya meliputi food and beverages, bidang kuliner, juga bisnis media dan fashion.

Dalam bisnis kuliner, Ruben menggunakan merek Geprek Bensu. Ini menjadi bisnis kulinernya yang paling populer. Geprek Bensu telah memiliki 137 gerai, dan telah berekspansi sampai Hong Kong. Geprek bensu menyajikan menu makanan ayam geprek yang dipadu sambal pedas dan cita rasa khas.

Ia juga punya Warung Besar, yakni restoran yang dibuka Ruben bersama adiknya, Jordi Onsu. Restoran milik kakak beradik ini semila bernama Besar Food, menyajikan pelbagai kuliner Jepang semisal karagedon dan gyudon. Sekarang, Warung Besar juga menyajikan makanan Indonesia.

Berikutnya, bisnis Bensu Sosis dan Nugget. Ruben juga melirik makanan siap saji seperti nugget dan dan sosis. Harganya sekitar Rp 25 ribuan untuk berat 300 gram atau 12 potong sosis ayam. Produk ini bisa dibeli melalui agen terdekat atau melalui online di sejumlah e-commerce.

Ada pula Bensu Bakso. Ia membuka bisnis Bensu Bakso dengan variasi bakso yang menyediakan bakso urat, bakso telur hingga bakso goreng. Seperti Geprek, Ruben outlet bensu bakso juga telah menembus pasar di Hong Kong.

Selanjutnya Bensu Otak-otak. Setelah merambah di sektor daging ayam dan sapi, Ruben juga mencoba mengolah produk ikan dengan menghadirkan otak-otak.

Kemudian ada Bensu Drink. Ruben juga meluncurkan minuman yang juga dijual bersamaan, yakni Bensu Drink. Minuman ini memiliki banyak pilihan rasa mulai apel, leci, jambu dan mangga untuk menari para pelanggannya.

Ruben juga punya bisnis Big Ben Kopi. Tak mau kalah dari artis lain yang membuka bisnis kopi, Bensu ikut membuka kedai kopi bernama Big Ben Kopi. Lokasinya ada beberapa titik di Jakarta, dari Tebet, Lebak Bulus, sampai Benhil.

Ruben Onsu
Ruben Onsu juga mendirikan bisnis di bidang digital media. (Instagram) admintimurmedia | Timur Media | Referensi Baru

Bisnis Non Kuliner

Selain kuliner, ia pun membuka bisnis media digital yang dikenal MOP Channel. Ruben baru meluncurkan unit bisnis sarana one stop entertainment service dan digital vision. Melalui platform Youtube yang diber nama Media Onsu Perkasa atau MOP, ia menghadirkan 12 program pilihan sub-channel, seperti Cuap-Cuap, Hjrah Milenial dan Tante Traktir.

Fokus Ruben saat ini masih dalam ranah digital. Ia sangat bersemangat membuat hal baru yang mendidik generasi muda di Indonesia.

Selanjutnya ia juga punya bisnis dalam bidang Fesyen. Bisnis selanjutnya berasal dari kolaborasinya dengan sang istri. Keduanya mencoba peruntungan dengan membuka bisnis clothing line. Berawal dari kebiasaan Sarwendah yang menyukai daster sebagai pakaian sehari-hari untuk bersantai di rumah.

Setelah itu, keduanya meluncurkan produk daster dengan aneka motif yang beragam dan menarik. Keduanya juga meluncurkan produk outfit khusus ibu dan anak. Khusus outfit ibu dan anak dikelola langsung Sarwendah. Merek bisnis fashion ibu dan anak itu, diberi nama SW Heart by Sarwendah.

Ruben juga mengelola Youtube channel, berisi video khusus kesehariannya dan keluarga. Hingga saat ini channel Youtube The Onsu Family telah memiliki 4,71 juta subscriber. Sosial Blade menyebut, dari saluran Youtube ini, Ruben bisa menghasilkan hingga Rp 2 miliar.

I CNBC

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button