Politik

RM Kantongi 69 Persen Kursi Parlemen

Dukungan baru datang dari Hanura.

Report: Hendra I Editor: Isnan Rahardi

TIMUR MEDIA – Calon petahana RM alias Rahmad Mas’ud, kembali mendapat dukungan tambahan. Setelah Demokrat, kali ini dukungan mengalir dari Partai Hanura. Praktis, RM telah mengantongi 31 kursi dukungan dari 45 kursi di DPRD Balikpapan. Dengan tambahan dukungan ini, Rahmad telah berhasil mengumpulkan 69 persen kursi Parlemen.

Rahmad Mas’ud mengatakan dukungan dari Hanura telah diteken per 10 Juli 2020. “Saya diundang untuk menerima SK DPP pada Sabtu sore (18/7/2020) tapi SK sudah ditandatangani Ketua Umum Hanura pak Oesman Sapta dan Sekjen pak Gede Pasek Suardika  pada 10 Juli lalu. Jadi saya datang tinggal mengambil SK Hanura ini,” jelas RM, Minggu 19 Juli 2020.

Ia mensyukuri dukungan tambahan itu. Apalagi, DPD Hanura Balikpapan sebelumnya justru mendukung bacalon lain yakni Ahmad Basir. Namun, DPP Hanura justru melabuhkan pilihannya pada Rahmad.

“Alhamdulillah DPP Hanura memberi dukungan kepada saya untuk maju sebagai  calon wali kota Balikpapan,” ujar Rahmad, Minggu 19 Juli 2020.

Ia mengapresiasi dukungan itu, sekaligus menjadi suplemen energi untuk bertanding di Pilkada mendatang. “Ini menambah daya dukung kami memenangkan Pilkada 9 Desember 2020,” ujarnya. Sampai kini, RM telah mengantongi dukungan lima partai koalisi besar.

Koalisi besar ini terdiri dari Golkar 11 kursi, PDIP delapan kursi, PKS enam kursi, Demokrat empat kursi, dan Hanura dua kursi. Sehingga total dukungan yang diperolehnya sebanyak 31 kursi atau 69 persen. Kendati demikian, RM enggan dianggap memborong partai.

Rahmad menilai sebaliknya. “Partailah yang mendatangi dan memberi dukungan langsung dari DPP. Ini tidak lepas dari hasil survei di Balikpapan. Hasil ini insyaallah tidak berubah,” ujarnya. Namun, ia tak ingin jumawa. Apapun hasilnya nanti, RM ingin yang terbaik bagi Balikpapan.

Terkait informasi berubahnya calon wakil yang bakal digandeng, ia hanya tersenyum. Menurutnya, seluruh proses masih berjalan. Ia tidak mengamini, juga tidak menampik. “Kita tunggu saja saatnya. Kalau sekarang masih pak Thohari,” katanya.

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button