Nasional

Ribuan Orang Padati Haul di Banten

Report: Janu I Editor: Abi K

TIMUR MEDIA – Ribuan massa memadati agenda Haul Syekh Abdul Qadir Jailani di Pondok Pesantren Al-Istiqlaliyyah, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Banten. Haul dihelat pada Senin 30 November 2020.

Gubernur Banten Wahidin Halim, menyebut kerumunan massa di acara peringatan Haul Akbar Syekh Abdul Qadir Jailani memang tidak dapat terhindarkan.

Sebab, menurutnya, kecintaan masyarakat terhadap Syekh Abdul Qadir Jaelani membuat massa tak terbendung. Upaya mengatur agenda itu agar sesuai protokol telah dilakukan Pemerintah Tangerang dan Polda Banten.

“Tapi praktiknya begitu datang semua, itu jadi kewenangan Kapolda. Kapolda sudah berusaha keras di lapangan, tapi karena cintanya ke Syekh Abdul Qadir, mereka datang tanpa bisa disekat,” jelas Wahidin, dilansir ROL, Senin 30 November 2020.

Ia mengakui, acara haul memang mendapat izin dari pihanya, karena telah menjadi acara tahunan. Kendati demikian, perizinan ini dengan syarat tidak mengundang tamu, seperti tahun sebelumnya.

“Diizinkan haulnya boleh, tapi panitia nggak boleh mengundang dan sebagainya. Tapi karena sudah kebiasaan dari tahun lalu, diizinkan nggak diizinkan tetap orang pada datang. Nggak mungkin kita represif,” jelasnya.

Menurutnya pelbagai upaya sudah dilakukan banyak pihak untuk menegakkan aturan protokol. “Kita sudah lakukan yang bisa kita lakukan, tapi kemampuan kita terbatas dengan masyarakat yang begitu banyak,” tuturnya.

Pengaruh Ponpes Al Istiqlaliyah Abuya KH Uci Turtusi menjelaskan haul ini bagian dari karomah dari wali Allah, Tuan Syekh Abdul Qodir Al Jaelani meskipun dijaga ketat oleh aparat di sepanjang jalan.

“Kita dalam Islam harus bersyari’at menuju Allah SWT,” jelasnya, melalui siaran langsung BantenTV dan melalui channel YouTube.

Abuya juga mengajak para jamaah untuk mendoakan para pemimpin agar tentram. “Tapi ente pada datang, ini karomah. Masya Allah, saya ceritakan karomah. Karomah, wong ente bawa mie karomah,” ujar Abuya Uci di hadapan ribuan jamaah.

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button