Balikpapan

Rekrutmen Direksi PDAM Balikpapan Bakal Direvisi

2019

Sengkarut masalah PDAM.

TimurMedia.com:

Report: Cahyo| Editor: Doni

TIMUR MEDIA – ATURAN tentang rekrutmen direksi PDAM bakal direvisi. Aturan itu include dalam Perda terkait yang bakal diubah DPRD Balikpapan.

Alasannya, Perda PDAM yang sudah ada dinilai tidak berjalan optimal. Karena itu dibutuhkan revisi untuk beberapa klausul. Di antaranya soal rekrutmen direksi, penyertaan modal, juga terkait sambungan.

Hal itu dijelaskan Wakil Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Balikpapan Syukri Wahid.

Syukri menerangkan revisi Perda PDAM dilakukan agar penjaringan direksi dilakukan secara terbuka. Sekaligus person yang kapabel, cekatan dan mampu bekerja lebih baik. “Cari orang yang sanggup mengatasi masalah-masalah di PDAM,” tegasnya, Rabu.

Terkait revisi penyertaan modal, lanjut Syukri, selama ini Pemkot Balikpapan menyertakan modal Rp1 triliun ke PDAM Tirta Manggar. Namun baru masuk Rp336 miliar.

“Akhirnya menyisakan kekurangan Rp600 miliar,” ujarnya. Sehingga, DPRD mengingatkan jangan sampai angka Rp1 triliun itu terlalu tinggi karena modal disertakan baru Rp336 miliar.

“Kalau Rp1 triliun itu tak tercapai, artinya pemkot sama saja melanggar perda,” tegasnya.

Sedangkan terkait sambungan, politikus PKS ini menekankan PDAM harus mencakup 80 persen pelayanan air bersih dari total jumlah penduduk. Terlebih DPRD ingin menaikkan target menjadi 100 persen sambungan.

“Ini supaya kinerja PDAM benar-benar optimal, jangan terlena target 80 persen sambungan.” Ia menambahkan, kalau bisa seluruh warga Balikpapan merasakan layanan air bersih.

Belakangan ini PDAM Balikpapan menjadi sorotan publik. Terutama menyoal pelayanan air bersih, sambungan yang belum optimal dan antrian panjang sambungan baru.

DPRD Balikpapan pun sempat melempar wacana pembentukan pansus. Tujuannya melakukan audit kinerja dan finansial PDAM.

Perusda air minum ini dinilai tidak transparan. Tetapi, warga berpendapat pembentukan pansus dinilai sekadar bermuatan politis.

“Paling gak bakal jadi audit. Politis aja itu dewan, cuma biar kelihatan kerja. Ngapain baru sekarang pas mau Pilkada,” sebut Joko, warga Strat 3 Balikpapan.

Most Popular

To Top