Balikpapan

Rawat Inap Wajib Rapid Test

Sedangkan untuk rawat jalan tidak perlu melakukan rapid test.

Report: Hendra I Editor: Basir

TIMUR MEDIA – Bagi warga Balikpapan yang ingin menjalani rawat inap di rumah sakit, diwajibkan untuk mengikuti rapid test. Hal itu, menurut Kepala Dinas Kesehatan Balikpapan, Andi Sri Juliarty, mengacu protokol pelayanan di rumah sakit.

“Rawat inap dan tindakan besar lainnya, itu rapid test. Jadi kalau ada yang mau rawat inap di rumah sakit harus melakukan rapid test,” ujarnya. Namun, hal itu tiadk berlaku bagi warga yang hanya menjalani rawat jalan. Baik rawat jalan di rumah sakit maupun di puskesmas.

“Mereka yang di puskesmas hanya datang rawat jalan, tidak perlu rapid test,” ujarnya. Kendati demikian, lanjut Sri, pasien yang datang dengan keluhan, batuk, pilek, demam atau yang memiliki gejala Covid-19, akan mendapat tindakan yang berbeda.

Nantinya, tambah Sri, “Di puskesmas juga ada protokol yang melayani pasien, nanti dipilah pasien-pasien batuk pilek sudah dikasih alur sendiri,” jelasnya. Protokol ini berlaku selama musim pandemi Covid-19.

Layanan di puskesmas tetap buka seperti biasanya, tidak ada penutupan pelayanan sejak awal pandemi. “Pelayanan pasien kan tidak pernah tutup sejak awal,” tutur Dio, sapaan karibnya.

Ia pun memastikan ketersediaan ruangan meski kelak jumlah pasien korona meningkat. “Tidak ada masalah, tidak ada kekurangan, masih cukup,” kata Dio.

Bahkan, lanjutnya, di RSUD Kanujoso ada penambahan ruangan. Begitu pun rumah sakit lainnya.

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button