Mozaik

Radikalisme; Beberapa Deret Pertanyaan?

Penulis: Ickur (Ketua LAKPESDAM NU Balikpapan)

Masih hangat drama seorang pegiat medsos, sebut aja namanya DS dibongkar data pribadinya oleh salah satu akun anonim, kemudian menggulirkan kasus saling “bongkar-bongkaran” antar dua kubu yang berseberangan, tentu disoraki dengan sahut-sahutan komentar yang bising antar pendukung masing-masing.

Isu ini mengalir sampai pada “dugaan” bahwa terbongkarnya data pribadi si Pegiat Medsos ini akibat “orang dalam” Telkomsel main mata (tepatnya main data) dengan akun anonim yang mempecundangi DS.

Wacana selanjutnya tergiring pada isu Telkomsel adalah sarang Kelompok Islam Radikal karena Majelis Taklim Telkomsel kerap mengundang Ustadz atau penceramah yang pro pada kelompok Islam radikalis.

Sekarang, apa yang dimaksud dengan Radikal (baik kelompok maupun personal)?.

Beberapa deret pertanyaan yang muncul menyusul adalah; Apakah kelompok yang anggotanya disuruh untuk meledakkan bom bunuh diri (anggotanya aja yang bunuh diri, pimpinannya tidak) merupakan kelompok radikal?.

Atau, kelompok radikal adalah kelompok yang ingin mengganti ideologi negara dengan khilafah Nabhaniyah?

Apakah kelompok atau individu yang sering menuding kafir, atau menyalahkan praktek ibadah orang lain yang berbeda dengan praktek ibadah yang dia lakukan, bisa dikatakan radikal?

Ataukah radikal adalah yang memaksakan kehendaknya kepada orang lain dengan kekerasan fisik dan Verbal?

Mungkinkah yang dimaksud dengan radikal adalah mereka yang mengkritisi atau tidak sepakat dengan kebijakan pemerintah?, Kalau pengertian radikal seperti ini, berarti emak-emak rumah tangga yang mengeluh tentang harga bahan-bahan dapur juga termasuk Radikal. Dan seterusnya…

Ini bukanlah soal plus jawaban dari pilihan ganda, yang mungkin salah satunya benar, mungkin juga benar semua, atau bahkan salah semua.

Sekedar keinginan membuka ruang diskusi, untuk melihat lagi apakah penggunaan istilah yang kita gunakan sudah tepat sebagaimana adanya?.*

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button