Internasional

Putaran Pertama Pilpres Brasil: Lula Unggul Tipis Atas Bolsonaro

Red: Ahmad Mulyadi

RIO DE JENAIRO, TIMUR MEDIA – Politisi sayap kiri Brasil, Luiz Inacio Lula da Silva, hanya unggul tipis atas saingan kuatnya dari sayap ekstrem kanan, incumbent Jair Bolsonaro, pada Pemilihan Umum Presiden Brasil putaran pertama yang digelar serentak di seluruh Brasil kemarin, (2/10/2022).

Seperti dilansir Der Spiegel dan The Guardian (3/10/2022), Lula yang pernah menjabat Presiden Brasil selama dua periode pada 2003-2011 lalu itu berhasil meraih 48,3 persen suara, hanya selisih tipis dari Bolsonaro yang meraih 43,2 persen. Dikarenakan raihan suara maksimal masih di bawah lima puluh persen, maka kedua kandidat akan bertarung kembali pada putaran kedua pada 30 Oktober nanti.

Raihan suara Lula yang hanya unggul tipis tersebut mengejutkan banyak pengamat politik, mengingat politisi kelahiran 1945 itu sebelumnya banyak diunggulkan sejumlah lembaga survey di Brasil. Sementara bagi Bolsonaro, hasil tersebut semakin menguatkan posisinya sebagai politisi populis yang siap mempertahankan jabatan presiden dan pengaruh ‘’Bolsonarismus’’ nya untuk periode berikutnya.

Dengan hasil itu, praktis Lula harus membuat koalisi dengan peraih suara ketiga dan keempat pada putaran pertama, yakni politisi sayap kiri Ciro Gomes dan politisi sayap sayap tengah-kanan Simone Tebet. Dengan koalisi tersebut, secara matematis peluang Lula untuk memenangkan putaran kedua akan lebih terbuka. Jika berhasil pada putaran kedua, maka Lula akan menjadi Presiden Brasil pertama yang menjabat untuk periode ketiga.

Sementara bagi Bolsonaro, krisis sosial-ekonomi, termasuk di antaranya yang diakibatkan oleh pandemi Covid-19 beberapa waktu lalu, menjadi isu-isu negatif yang sering menjadi rintangan selama kampanye politiknya. Selain itu, isu yang merebak di masyarakat terkait model kepemimpinannya yang terkesan otoriter dan merusak sendi-sendi demokrasi juga menjadi titik lemah Bolsonaro yang sering dimanfaatkan oleh lawan-lawan politiknya selama musim kampanye Pemilu Presiden ini.

Namun demikian, sejumlah pakar politik menilai raihan suara Bolsonaro akan bertambah kuat pada putaran kedua nanti mengingat hasil positif yang diraih para politisi dari partai pimpinan Bolsonaro pada pemilu legislatif, baik itu di kongres maupun senat. Sehingga sejauh ini masih sulit memprediksi siapa yang akan memenangkan Pemilu Presiden pada putaran kedua nanti.

 

 

 

 

 

 

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button