Nasional

Puluhan Oknum Prajurit Jadi Tersangka Penyerangan

Para tersangka terdorong jiwa korsa.

Report: Ryan I Editor: Isnan Rahardi

TIMUR MEDIA – Pusat Polisi Militer TNI kembali mengumumkan tersangka kasus penyerangan Mapolsek Ciracas, Jakarta Timur, pada 28 Agustus lalu. Saat ini, total ada 65 oknum prajurit TNI dari lintas matra yang telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan.

Komandan Puspom TNI, Mayjen TNI Eddy Rate Muis menjelaskan, secara keseluruhan ada 119 prajurit TNI lintas matra yang diperiksa. Rinciannnya,  90 orang TNI AD, 10 orang TNI AL, dan 19 orang dari TNI AU.

“Total yang diperiksa 119 orang dan ditetapkan sebagai tersangka 65 orang dengan rincian, TNI AD yang sudah diperiksa 90 orang dan menjadi tersangka 57 orang,” jelas Eddy dalam konferensi pers, Rabu 16 September 2020.

Pemeriksaan, sambungnya, juga dilakukan terhadap 10 prajurit dari TNI AL, tersangka 7 orang. TNI AU 19 orang diperiksa, tersangka satu orang. Pihaknya terus melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut.

“Kami masih mendalami dan mengembangkan proses penyelidikan dan penyidikan kasus Ciracas dan sekitarnya,” jelas Eddy.

Menurutnya, dari keterangan para tersangka, penyidik menemukan motif oknum prajurit melakukan aksi penyerangan Polsek Ciracas. Alasan pertama karena terpanggil jiwa korsa. Kedua, yang bersangkutan berkumpul di tempat kejadian perkara karena mendapat berita bohong.

Atas tindakan yang dilakukan para tersangka, yang bersangkutan dikenai dua pasal. Pasal 170 KUHP tentang perbuatan tindak pidana pengeroyokan secara terang-terangan dengan ancaman hukuman paling lama 5 tahun 6 bulan. Lalu Pasal 169 KUHP tentang berkumpul dalam melakukan aksi kejahatan.

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button