Kaltim

Produksi Padi Tiga Daerah Ini Naik

Report: Robi| Editor: Faisal

TIMUR MEDIA – Badan Pusat Statistik Kaltim, merilis hasil produksi padi untuk tahun 2019. Ada tiga daerah yang mengalami kenaikan produksi. Yakni, Kabupaten Paser, Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Timur.

Menurut Ketua BPS Kaltim, Anggoro Dwi Tjahyono, kenaikan produksi padi tahun 2019 yang relatif besar terjadi di Kabupaten Paser, Penajam Paser Utara, dan Kutai Timur.

“Sedangkan di Kutai Kartanegara, Samarinda, dan Kutai Barat produksi padi tahun 2019 menurun,” jelas Anggoro, dalam keterangan resminya, Rabu 1 April 2020.

Produksi padi tahun 2019 menurun saat panen bulan April yakni hanya 14.410 GKG. Sedangkan produksi tertinggi pada bulan Maret sebanyak 63.400 GKG dan terndah di bulan Nopember 3.540 GKG.

Untuk poduksi padi di Kaltim sepanjang 2019 diperkirakan sebesar 253,82 ribu ton GKG. Jumlah ini mengalami penurunan sebanyak 8,96 ribu ton atau 3,41 persen dibanding tahun 2018.

Anggoro menjelaskan, kalau produksi padi tahun 2019 dikonversikan menjadi beras untuk konsumsi pangan penduduk, produksi beras di Kaltim pada 2019 sebesar 146,88 ribu ton.

Jumlah ini turun sebanyak 5,18 ribu ton atau 3,41 persen dibandingkan tahun 2018.

Tapi, sambung Anggoro, untuk luas panen padi tahun 2019 diperkirakan sebesar 69,71 ribu hektare. Ini mengalami peningkatan sebanyak 4,75 ribu ha atau 7,31 persen dibanding tahun 2018.

Ia menerangkan sesuai hasil survei KSA atau Kerangka Sampel Area pola panen padi periode Januari-Desember 2019 sedikit berbeda dengan tahun 2018.

Di tahun 2019 puncak panen terjadi pada bulan Maret, sedangkan di tahun 2018 panennya bulan Agustus.

Luas panen padi pada bulan Maret 2019 seluas 16.370 hektare dari total luas 69.710 hektar. Sedangkan luas panen padi terendah pada bulan Nopember  yakni  920 hektare.

“Kalau dibanding tahun 2018, luas panen padi tahun 2019 mengalami peningkatan sebesar 4.750 hektar, atau naik 7,31 persen,” jelasnya.

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button