Pangan

Produksi Padi di Kaltim Turun

Report: Robi| Editor: Faisal

TIMUR MEDIA – Produksi padi di Kaltim sepanjang 2019 diperkirakan sebesar 253,82 ribu ton gabah kering giling atau GKG. Jumlah ini mengalami penurunan sebanyak 8,96 ribu ton atau 3,41 persen dibanding tahun 2018.

Ini diutarakan Kepala BPS Kaltim Anggoro Dwi Tjahyono dalam keterangan resminya, Rabu 1 April 2020.

Anggoro menjelaskan, kalau produksi padi tahun 2019 dikonversikan menjadi beras untuk konsumsi pangan penduduk, produksi beras di Kaltim pada 2019 sebesar 146,88 ribu ton.

Jumlah ini turun sebanyak 5,18 ribu ton atau 3,41 persen dibandingkan tahun 2018.

Tapi, sambung Anggoro, untuk luas panen padi tahun 2019 diperkirakan sebesar 69,71 ribu hektare. Ini mengalami peningkatan sebanyak 4,75 ribu ha atau 7,31 persen dibanding tahun 2018.

Ia menerangkan sesuai hasil survei KSA atau Kerangka Sampel Area pola panen padi periode Januari-Desember 2019 sedikit berbeda dengan tahun 2018.

Di tahun 2019 puncak panen terjadi pada bulan Maret, sedangkan di tahun 2018 panennya bulan Agustus.

Luas panen padi pada bulan Maret 2019 seluas 16.370 hektare dari total luas 69.710 hektar. Sedangkan luas panen padi terendah pada bulan Nopember  yakni  920 hektare.

“Kalau dibanding tahun 2018, luas panen padi tahun 2019 mengalami peningkatan sebesar 4.750 hektar, atau naik 7,31 persen,” jelasnya.

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button
Close
Close