Pemerintah Kabupaten PPUAdvPenajam Paser Utara

PPU Kaji Tilang Elektronik

Report: Roben I Editor: Isnan Rahardi

TIMUR MEDIA – Pemerintah Penajam Paser Utara tengah mengkaji kebijakan tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement, ETLE. Selama ini kebijakan tersebut telah diterapkan di sejumlah daerah di Kaltim. Seperti Balikpapan, Samarinda dan Bontang.

Saat ini, kebijakan tersebut masih dalam tahap kajian Satlantas Polres PPU.

Kapolres PPU AKBP Hendrik Hermawan melalui Kasatlantas Polres PPU AKP Edy Haruna menjelaskan, tilang elektronik akan diberlakukan di masa mendatang. Pihaknya berencana akan memasang kamera ETLE di PPU.

“Saat ini sedang tahap persiapan. Di kota-kota besar, seperti Jakarta sudah beberapa titik terpasang, kota pertama di Kaltim ada Balikpapan, nanti daerah kita Insyaallah bisa memasang,” jelasnya.

Kebijakan ini menggunakan teknologi untuk mencatat pelanggaran dalam berlalu lintas secara elektronik. Sekaligus  mendukung keamanan, ketertiban, keselamatan dan ketertiban berlalu lintas.

Tilang elektronik, ujar Edy, juga digunakan sebagai upaya digitalisasi meningkatkan pelayanan publik dari Polri. “Kami masih menunggu anggaran untuk penyediaan perangkat,” terangnya.

Sistem tilang elektronik akan menggunakan kamera pengawas yang terpasang di sejumlah titik, umumnya di sekitar traffic light.

“ETLE nanti akan mendeteksi dan merekam secara otomatis jenis pelanggaran pengendara. Dari situ pelanggaran akan dikirim ke pusat data yang ada di kantor,” ujarnya.

Ia menjelaskan prosedur pemberian sanksi tilang tetap sama seperti sebelumnya, hanya saja lebih mudah karena tak perlu tatap muka saat pelanggaran terjadi.

Petugas akan menggunakan rekaman CCTV sebagai bukti pelanggaran yang kemudian rekaman dikirim ke alamat pengendara. Selanjutnya pelanggar dapat mengkonfirmasi adanya tilang, pada surat tilang akan dicantumkan pasal yang dilanggar, tanggal dan lokasi pelanggaran.

“Kalau pelanggar menerima dan mengkonfirmasi bisa langsung membayar tanpa harus mengikuti sidang,” urainya.

Kebijakan tilang elektronik telah diluncurkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pada Selasa 23 Maret 2021. Sejumlah jenis pelanggaran yang dapat direkam di antaranya tidak menggunakan helm, sabuk pengamanan, melanggar marka atau rambu, melawan arus, dan menggunakan ponsel saat berkendara.

I Adv

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button