Ibu Kota Baru

Potensi Konflik Perlu Dipetakan

2019

ilustrasi (net)

TimurMedia.com:

Report: Lina | Editor: Teguh H

TIMUR MEDIA – Potensi konflik sosial di ibu kota baru perlu segera dipetakan. Ini lantaran keragaman etnis, agama, budaya, dan ketimpangan antarwilayah.

Hal itu diutarakan Kepala Pusat Penelitian Kependudukan LIPI Herry Yogaswara.

Ia menyarankan pemerintah perlu memetakan kelompok-kelompok yang cenderung ingin mengusai satu wilayah. Herry khawatir ada klaim sepihak kepemilikan tanah oleh oknum tertentu.

“Perlu segera ditetapakan titik-titik lokasi yang akan menjadi area infrastruktur. Sehingga ada kepastian,” ujar Herry, Kamis, 28/Nov/2019, dilansir Medcom.

Ia melanjutkan masyarakat setempat perlu didorong membuat forum lintas agama dan etnis. Sebab, pemerintah memiliki kewenangan menindak bila muncul benih konflik.

Menurutnya peran pemerintah memfasilitasi jika ada forum seperti itu, bisa juga dari anggaran.

Namun ia mengingatkan, “Kelompok itu harus ada orang yang kredibel dipercaya oleh sebagian besar masyarakat,” ujarnya.

Pemerintah juga diminta menerapkan kajian sosial budaya dengan melibatkan masyarakat setempat. Alasannya agar dapat mengetahui secara pasti bila ada aturan atau hukum adat yang berlaku di suatu wilayah. 

“Pemastian terkait hak-hak masyarakat lokal terkait sumber daya alam seperti klaim hutan, tanah adat, dan status tanah-tanah yang akan digunakan,” ingatnya.

Most Popular

To Top