NEWS

Polisi Tangkap Wartawan Pemeras

Pelaku meminta uang pada korban sebesar Rp 10 juta.

Report: Maya I Editor: Fai

TIMUR MEDIA – Satuan Reserse Kriminal Polres Sintang menetapkan tiga wartawan gadungan sebagai tersangka. Mereka diduga melakukan pemerasan terhadap pemilik SPBU di Sintang, Provinsi Kalimantan Barat.

Kasat Reskrim Polres Sintang, AKP Hoerrudin dalam keterangan tertulisnya, Rabu 10 Februari 2021, menjelaskan, ketiganya resmi ditetapkan sebagai tersangka. Penetapan ini setelah penyidik melakukan serangkaian pemeriksaan dan gelar perkara.

“Ketiganya juga sudah ditahan sejak dua hari lalu,” jelas AKP Hoerrudin. Ia menjelaskan, surat perintah penahanan telah diterbitkan dan sudah dua malam mereka ditahan di sel Mapolres Sintang. Ketiga tersangka itu berinisial ER, P dan HM. Polisi juga menyita barang bukti berupa uang pemerasan sebanyak Rp 5 juta dan handphone yang digunakan untuk memotret kegiatan di SPBU korban.

Polisi menangkap mereka saat menerima uang hasil pemerasan di Warung Kopi Kita, Jalan PKP Mujahidin, Kecamatan Sintang, Kabupaten Sintang, pada Sabtu (6/2) sore. Ketiganya ditangkap atas laporan Abraham Siahaya, pemilik SPBU di Jalan Lintas Melawi-Sintang yang mengaku diancam dan diperas ketiga wartawan gadungan itu.

Kepada polisi, warga Baning Kota itu mengaku dimintai uang disertai pengancaman. Dari laporan itu, tim Satreskrim Polres Sintang bergerak melakukan penyelidikan.

“Dan akhirnya menangkap ketiga pelaku,” ujarnya. Dari hasil pemeriksaan, kejadian berawal pada Jumat (5/2) sekitar pukul 21.45 WIB, ketiga orang ini mendatangi SPBU milik korban di SPBU Jalan Lintas Melawi-Sintang. Mereka mengambil foto-foto konsumen yang mengisi BBM di SPBU dengan jeriken, kemudian, ketiga pelaku meminta sejumlah uang sebesar Rp 10 juta kepada korban.

“Dengan ancaman, jika korban tidak memenuhi permintaan itu, maka foto-foto tersebut akan dimuat ke media,” jelasnya. Lantaran takut diancam demikian, korban pun menuruti permintaan itu.

Namun, korban hanya menyanggupi uang sebesar Rp 5 juta, sehingga disepakati pertemuan dan penyerahan uang pada Sabtu (6/2) di Warung Kopi Kita. “Setelah menerima uang dari korban, saat itu juga para pelaku diamankan anggota Satreskrim Polres Sintang.”

Ia mengatakan sampai saat ini baru ada tiga tersangka. Ketiganya dipersangkakan atas dugaan tindak pidana pemerasan dan atau kejahatan kepada seseorang sebagaimana dimaksud pada Pasal 368 ayat (1) KUHP dan atau Pasal 335 ayat (1) ke 1e KUHP.

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button