Kaltim

Polda Kaltim Tak Beri Izin Kerumunan

Report: Yoyo I Editor: Faisal

TIMUR MEDIA – Kapolda Kaltim, Irjen Pol Herry Rudolf Nahak, menegaskan pihaknya tidak akan memberi izin keramaian di wilayah hukumnya. Ini mengacu instruksi Mabes Polri yang menyebut, setiap Kepala Kepolisian Daerah di Indonesia dilarang mengeluarkan izin keramaian di tengah pandemi ini.

“Perintah dari Mabes Polri jelas tidak ada izin keramaian. Ini sudah kami komunikasikan dengan Gubernur dan Pangdam VI Mulawarman, tidak akan ada izin,” ujar Irjen Pol Herry Rudolf, Jumat 20 November 2020.

Ia juga menegaskan, jika masih ada yang nekat menggelar acara yang mengundang kerumunan massa, pihak kepolisian bakal langsung membubarkannya saat itu juga.

Kapolda lantas menjelaskan sejumlah regulasi ihwal kerumunan massa yang bisa dibubarkan dengan aturan terbaru saat ini.

“Kalau ada yang melanggar, jelas ada Peraturan Wali Kota, Peraturan Bupati, dan Peraturan Gubernur. Bisa kami kenakan pidana KUHP, Undang-undang Wabah Penyakit, Undang-undang Kekarantinaan. Itu semua ada dasarnya,” jelas Irjen Pol Herry Rudolf.

Ia menyampaikan pembubaran massa yang menimbulkan kerumunan telah meminta izin kepada Gubernur Kaltim dan didukung Pangdam VI Mulawarman.  “Ini keadaan darurat kita, hal yang umum bisa dihilangkan. Harus dibubarkan, saya sudah minta restu dari Gubernur dan Pangdam. Tidak akan ada pengumpulan masa,” paparnya.

Menanggapi hal itu, Gubernur Kaltim Isran Noor bakal kembali mengeluarkan surat edaran tentang keramaian di Kaltim. Menurutnya, seluruh kepala daerah di Indonesia telah mendapat instruksi dari Kementrian Dalam Negeri untuk tidak mengeluarkan izin keramaian.

“Semua kepala daerah juga Gubernur, Wali Kota/Bupati sudah mendapatkan instruksi dari Menteri Dalam Negeri yang sudah di tandatangani. Saya segera membuat surat edaran kembali untuk melarang orang-orang yang akan berkumpul,” ujarnya.

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button