Balikpapan

Polda Kaltim Musnahkan Narkoba asal Malaysia

Kedua tersangka berasal dari Balikpapan.

Report: Taufik Hidayat I Editor: Fai

TIMUR MEDIA – Polda Kaltim memusnahkan narkoba jenis sabu seberat 2,3 kilogram. Narkoba yang dimusnahkan ini diungkap dari jaringan Malaysia, hasil pengungkapan November silam.

Pemusnahan narkoba dilakukan dengan dilarutkan dan dibuang ke toilet. Pemusnahan itu disaksikan Perwakilan dari Kejaksaan Negeri Balikpapan dan pengacara dari tersangka Hadi Saputra dan Januari Harianto.

Direktur Reserse Narkoba Polda Kaltim, Kombes Pol Rickynaldo, menjelaskan barang bukti sabu sebanyak 2,339 kilogram yang dimusnahkan ini, hasil tangkapan terhadap dua tersangka.

“Masing-masing Nur Hadi Saputra  (20) dan Januari Harianto (29), keduanya warga Balikpapan,” jelas Kombes Pol Rickynaldo dalam rilisnya, Rabu 13 Januari 2021.

Untuk mencegah peredaran narkoba termasuk dari Malaysia, Polda Kaltim bekerjasama dengan Polda Kaltara, Beacukai dan Imigrasi untuk memperketat keluar masuknya orang diwilayah perbatasan.

“Kita tidak memberi toleransi terhadap pelaku narkoba, modusnya sudah kita pelajari terutama dengan menggunakan kemasan teh hijau dari negeri tetangga,” ujarnya.

Penangkapan dua tersangka ini, menurutnya, berawal dari laporan masyarakat menyoal transaksi narkoba di salah satu hotel di Kota Bontang pada 25 November 2020. Tim dari Polda Kaltim lalu melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan Hadi Saputra. Tim Polda Kaltim kembali mengamankan Hadi Saputra  di Gunung Bahagia Kota Balikpapan.

“Tersangka pertama diamankan di Bontang, tersangka kedua di Balikpapan,” jelasnya. Dari tangan keduanya ditemukan barang bukti dua bungkus teh hijau masing-masing berisi 1,226 Kg dan 1, 099 Kg sabu, serta dua bungkus kecil yang berisi sabu dengan berat 6,97 gram dan 6,93 gram yang jika ditotal sebanyak 2,339 kg.

Kedua tersangka dijerat  Pasal 114 Sub Pasal 112 Jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana maksimal 20 tahun penjara.

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button