Balikpapan

Peserta BPJS Balikpapan Pindah Kelas

2019

Waktu pelayanan BPJS

TimurMedia.com:

Report: Hendra | Editor: Doni

TIMUR MEDIA – Kepala Cabang BPJS Kesehatan Balikpapan, Sugiyanto, mengungkapkan rata-rata peserta mandiri di Balikpapan merasa keberatan dengan kenaikan tarif.

“Sehingga berbondong-bondong beralih kelas. Khususnya dari kelas I menjadi kelas III. Bahkan jumlahnya hingga 100 persen,” ungkap Sugiyanto.

Alasan pindah kelas, sambung Sugiyanto, lantaran mereka takut tak bisa membayar iuran. “Khususnya yang telah berkeluarga,” jelasnya.

Ia mengatakan, paska pemerintah menaikkan iuran BPJS Kesehatan hingga 100 persen di tahun 2020, para peserta mandiri di Balikpapan beralih dari kelas I ke kelas II dan kelas III.

“Karena ketidakmampuan membayar iuran yang akan berlaku pada Januari 2020. Jadi itu alasan masyarakat meminta penurunan kelas layanan,” ujarnya.

Ia menjelaskan iuran peserta mandiri kelas I menjadi Rp 160 ribu, kelas II menjadi Rp110 ribu dan kelas III menjadi Rp 42 ribu perorang perbulan.

“Dengan kenaikan itu, mereka keberatan. Akhirnya pindah kelas ramai-ramai.”

Hingga saat ini, sesuai data BPJS Kesehatan Balikpapan jumlah peserta mandiri sebanyak 234.239 jiwa.

Dari jumlah itu untuk peserta mandiri kelas I sebanyak 42.601 jiwa. Kelas II sebanyak 54.245 jiwa dan kelas III sebanyak  137.393 jiwa.

“Itu data November. Sedangkan peserta mandiri yang menunggak iuran sebanyak 93.930 jiwa di semua kelas,” ujarnya.

Sejumlah elemen masyarakat Balikpapan juga mendatangi kantor DPRD untuk meminta pembebasan pembayaran BPJS Kesehatan.

Mereka tergabung dalam Komisi Penyelamat Ekonomi dan Hak Rakyat (KPEHR), Barisan Rakyat Melawan, Pasak Bakudapati, Lembaga Adat Kutai, dan Komunitas Emak-emak,” ujarnya.

Ketua KPEHR, Agus menyampaikan kedatangan ormas, LSM dan komunitas menuntut agar BPJS Kesehatan jalur mandiri digratiskan.

“Kami minta BPJS digratiskan. Kabupaten PPU bisa. Polewali Mandar bisa. Kalau jalur mandiri, hitungan kami sekitar Rp 131 miliar. Kalau hanya kelas III saja, Balikpapan pasti bisa juga,” ujarnya.

Most Popular

To Top