Politik

Penunjukan Ahok Dinilai Wajar

Ketua DPP PDIP Komarudin Watubun. (IIS)

Report: Rian| Editor: Heru

TIMUR MEDIA – Nama Ahok kembali mencuat setelah masuk dalam daftar calon pemimpin ibu kota baru. Ia ditunjuk Jokowi bersama tiga kandidat lainnya.

Sejumlah pihak menolak masuknya Ahok dalam daftar tersebut. Salah satu yang menolaknya adalah Mujahid 212.

Namun, bagi PDIP, penunjukan tersebut dinilai wajar. Alasannya Jokowi dan Ahok pernah bekerjasama saat di Pemprov DKI. Pendapat itu diutarakan Ketua DPP PDIP, Komarudin Watubun.

“Jadi kalau kemudian menunjuk Ahok, ya, itu wajar saja. Itu hak prerogatif presiden mau menentukan siapa. Selama ditentukan tidak melanggar aturan, apa salahnya kalau Ahok dia tunjuk?” ujar Watubun, kepada wartawan, Kamis 5 Maret 2020.

Alasan lain yang dikemukakan Watubun, pertama, aspek legalitas formalnya lengkap. Kedua, mengenai kompetensi. Selanjutnya kapasitas.

“Itu kan harus dihitung,” ujarnya. Komarudin meyakini Jokowi akan menunjuk orang untuk ditempatkan menjadi Kepala Badan Otoritas Ibu Kota Baru, yang sesuai dengan pemikirannya.

Ia pun menyakini Jokowi memiliki catatan bagaimana kinerja Ahok. “Apalagi, karena Jokowi dan Ahok, mereka berdua sama-sama memimpin Jakarta, pasti punya catatan kan,” terangnya.

Keputusan siapa nantinya yang didapuk menjadi Kepala Badan Otorita Ibu Kota Baru, akan dituangkan dalam peraturan presiden.

Perpres itu dalam waktu dekat akan diteken Jokowi. Sebelumnya, Menteri Luhut Binsar Panjaitan menyebutkan jika posisi ini setingkat menteri.

Most Popular

To Top