Kaltim

Penerimaan Pajak Kaltimra Tembus Belasan Triliun

2019

ilustrasi taat pajak (@kwldjpkaltimra)

TimurMedia.com:

Report: Lina| Editor: Kusuma K

TIMUR MEDIA – Penerimaan pajak di Dirjen Pajak Kaltim dan Kaltara terbilang tinggi. Yakni menembus belasan triliun atau 79,27 persen dari target yang dipatok.

Pendapatan pajak yang diterima per Jumat, 29/Nov/2019, berhasil mencapai Rp 18,45 triliun. Sedangkan target yang dipatok sampai akhir tahun ini Rp 23,27 triliun.

Dengan keberhasilan ini, secara kuantitatif, prosentasenya melebihi capaian penerimaan pajak nasional yang berkisar di angka 71,19 persen.

Kinerja penerimaan pajak pada mayoritas sektor ekonomi nasional sedang melemah. Kondisi itu tercermin dari realisasi penerimaan pajak hingga kuartal III tahun 2019.

Dari data Kementerian Keuangan, tercatat ada lima dari enam sektor ekonomi yang mengalami perlambatan setoran pajak.

Yakni, sektor industri pengolahan, perdagangan, jasa keuangan dan asuransi, pertambangan, serta konstruksi dan real estate.

Penerimaan pajak nasional yang lemah, berbanding terbalik dengan setoran yang diterima Kaltimra.

Menurut Kepala Kanwil Pajak Kaltimra, Samon Jaya, secara umum persentase pencapaian pajak di Kaltimra berhasil menduduki peringkat 6 dari 34 Kanwil se-Indonesia.

Jika ditotal, lanjut Samon, terjadi pertumbuhan secara net sebesar 9,96 persen. “Kita terus melakukan langkah persuasif untuk meraih target sampai akhir tahun ini,” katanya.

Sektor paling seksi masih diraih dari tambang. Pendapatan pajak sektor ini menembus 35,69 persen dari nilai total.

Sektor berikutnya penyumbang pajak terbesar yaitu perdagangan sebesar 4,6 persen, kontruksi 7,37 persen, transportasi 7,14 persen, dan industri 7,07 persen.

Dari 10 KPP Pratama Kanwil Pajak Kaltimra, Samon mengungkap, KPP Balikpapan Barat berhasil meraih penerimaan paling tinggi. Capaiannya melebihi target yang dipatok.

“KPP Balikpapan Barat mencatat 119 persen dari target Rp 1,1 triliun tercapai Rp 1,219 triliun,” ungkapnya.

Samon menguraikan pendapatan pajak terbesar di Kaltimra secara berurutan. Yakni, KPP Tanjung Redep sebesar 89,95 persen dari target Rp 1,5 triliun. KPP Penajam 86,3 persen dari target Rp 869 miliar.

Berikutnya, KPP Bontang 85,8 persen dari target Rp 2,9 triliun dan KPP Tenggarong sebesar 81,6 persen dari target Rp 2,98 triliun.

Most Popular

To Top