AdvPenajam Paser Utara

Pemerintah PPU Perjuangkan Gaji Tenaga Harian

Report: Teguh I Editor: Faisal

TIMUR MEDIA – Pemerintah Penajam Paser Utara memperjuangkan adanya kenaikan gaji bagi tenaga harian lepas atau THL. Bahkan, keinginan pemerintah bisa memberi honorarium sesuai Upah Minimum Kabupaten atau UMK.

Kepala Badan Kepegawaian, Pengembangan dan Sumber Daya Manusia PPU, Khairuddin, menjelaskan UMK tahun 2021 nilainya sekitar Rp 3,3 juta. Angka ini sesuai hasil keputusan dewan pengupahan serta rekomendasi kepala daerah ke Pemerintah Provinsi Kaltim.

“Nah, sekarang Pemkab PPU sedang menggodok Peraturan Bupati tentang standarisasi pemberian gaji bagi tenaga harian lepas,” jelas Khairuddin, Senin 16 November 2020. Pihaknya juga tengah mengkaji dampak yang ditimbulkan jika gaji THL mengalami kenaikan.

Pemerintah PPU juga masih menghitung skala belanja aparatur dan belanja publik. “Perbup lagi digodok, penerapannya akan didiskusikan bapak bupati, apakah diberlakukan tahun depan atau bagaimana,”  jelas Khairuddin. Pihaknya berharap perjuangan bagi THL bisa diwujudkan.

Namun, saat ini Pemerintah PPU belum bisa memastikan besaran kenaikan gaji. “Keinginan pemerintah sih bisa sesuai UMK yakni Rp 3,3 juta, selama yang bersangkutan memenuhi ketentuan. Untuk skema pembayaran ada pada keputusan bapak bupati semua,” ujar Khairuddin.

Ia menambahkan, “Jika sesuai UMK ya UMK, kami akan atur dasar pembayarannya dulu. Kalau Perbup sudah jadi, kemungkinan 2021 bisa diterapkan,” terangnya.

Menurut Khairuddin, rencana kenaikan gaji THL setara UMK tidak bertentangan aturan selama pemerintah mampu membayar gaji mereka. Sampai saat ini jumlah THL di Kabupaten PPU ada sekitar 3.155 orang. *Adv

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button