Ibu Kota Baru

Pemerintah Buru Investor Baru

Report: Janu| Editor: Abi K

TIMUR MEDIA – Meski di tengah pandemi virus korona, pemerintah memastikan proses persiapan pemindahan ibukota baru jalan terus.

Demikian disampaikan Juru Bicara Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Jodi Mahardi, pada wartawan Rabu 25 Maret 2020. Pemerintah masih terus memburu untuk mencari investor.

Saat ini pihaknya bersama kementerian terkait lain tengah melakukan komunikasi intens dengan berbagai calon investor. Menurut Jodi persiapan pemindahan ibu kota masih on track.

Bahkan, lanjutnya, tim dari Kemenko Maritim dan Investasi bersama Kementerian BUMN dan Kementerian Keuangan juga terus melakukan komunikasi dengan pelbagai calon investor.

“Serta mitra di joint venture untuk pengembangan ibu kota ini,” ujar Jodi, dalam video offline yang dibagikan kepada wartawan.

Meski begitu, pelbagai opsi pemindahan ibukota baru masih terus dipertimbangkan pemerintah.

“Sehingga pada saatnya nanti akan diputuskan secara bersama-sama baik pemerintah dan DPR RI,” jelasnya.

Menteri Riset dan Teknologi sekaligus calon Chief Executive Officer atau CEO Badan Otorita Ibukota baru, Bambang Brodjonegoro mengatakan, saat ini pemerintah hanya fokus menangani korona.

Belum ada pembahasan soal kelanjutan proses pemindahan ibukota.

“Masih fokus pada penanganan Covid-19,” ujar Bambang, seperti dikutip dari Merdeka, Selasa. Pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 62,3 triliun untuk penanganan korona.

Anggaran ini berasal dari realokasi APBN, baik yang dilakukan Kementerian/Lembaga di pusat maupun daerah.

Besarnya alokasi anggaran itu membuka pintu kemungkinan adanya dampak pada dana pemindahan ibukota. Sebab, sumber dana sama-sama dari APBN.

Seperti diketahui, sesuai hasil kajian Kementerian PPN/Bappenas, pemindahan ibukota baru akan menelan anggaran Rp 466 triliun.

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button