Samarinda

Pasutri Jalan Kaki, Ditabrak Mobil

πŸ…£πŸ…˜πŸ…œπŸ…€πŸ…‘ πŸ…œπŸ…”πŸ…“πŸ…˜πŸ…

TimurMedia.com:

Mobil yang dikendari FK ringsek setelah menabrak pasutri, yang tengah berjalan kaki di Samarinda. (Ist)

Report: Robby| Editor: Teguh Hartono

TIMUR MEDIA – Nasib naas menimpa sepasang suami istri di Samarinda. Sang suami Ml (41) dan istrinya Hp (29), ditemukan tewas mengenaskan, Sabtu, 16/Nov/2019.

Mereka tewas dengan wajah berlumuran darah. Belakangan diketahui, pasutri ini korban yang ditabrak mobil di sekitar Jembatan Lambung, Samarinda, Kaltim.

Dari informasi yang dihimpun, saat itu keduanya sedang berjalan kaki sambil bergandengan tangan, mencari penyewaan mobil bak terbuka.

Mereka berencana hendak menyewa mobil untuk mengangkut perabotan karena ingin pindah rumah.

Tapi naas, nasib berkata lain. Saat keduanya sedang santai berjalan, tiba tiba dari arah berlawanan tepatnya di atas Jembatan Lambung, muncul mobil Toyota Avanza berwarna silver.

Mobil berplat KT 1847 LR, berkecepatan tinggi meluncur ke arah pasutri ini. Lajunya kendaraan tak dapat ditahan hingga akhirnya menabrak Ml dan Hp.

Pasutri ini pun terlempar 4-5 meter dari lokasi awal mereka berjalan. Persisnya, tepat di turunan Jembatan Lambung.

Sebelum menabrak pasangan ini, mobil yang dikendarai pria berinisal FK (29) sempat menghantam empat tiang beton pembatas jalan di sisi kirinya.

Tapi mobil tak juga melambat. Kendaraan roda empat itu langsung menyambar pasutri yang tak sempat lagi menghindarinya.

Tak kunjung berhenti, mobil yang saat itu masih melaju kencang, kembali menghantam bagian bibir jalan dan menghancurkan susunan papan kayu.

Teriak jeritan membahana. Lalu diiringi suara benturan keras. Membuat warga sekitar terkejut.

Pengendara ojek online, Irfan, saksi mata yang tak jauh dari lokasi langsung menelusuri suara gaduh itu.

β€œKorban laki-laki terpental hingga ke depan pagar masjid. Yang perempuan terpental sampai masuk parit,” jelasnya.

Irfan berkisah, posisi mobil baru berhenti di depan masjid dan memalang badan jalan. Setelah berhenti, pengendara mobil tak langsung turun. Bahkan mencoba melarikan diri.

Sebab, lanjutnya, beberapa kali sempat terdengar suara mobil yang ingin dinyalakan. Tapi tak bisa.

Diduga mesinnya telah mengalami kerusakan setelah benturan keras sebelumnya.

“Bahkan mobil sempat mengeluarkan asap hitam. Bagian depannya rusak parah. Seluruh bannya juga kempes,” jelasnya.

Ia menduga pengendara itu tidak dalam kondisi sadar. β€œSepertinya mabuk, dari dalam mobil pelaku sempat terlihat merokok dan main hp. Lima menit baru pelaku keluar dari mobil,” bebernya.

Sejumlah warga yang melihat kejadian langsung berinisiatif mengamankan pengemudi. Selain untuk mencegah kabur, hal itu dilakukan agar si pengemudi tidak menjadi korban amuk massa.

Tak lama berselang, polisi tiba di lokasi kejadian. Kemudian diikuti sejumlah relawan untuk melakukan proses evakuasi korban menggunakan mobil ambulans menuju RSUD AW Sjahranie.

Petugas langsung mengamankan pengemudi roda empat tersebut.

β€œKami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut sebelum menggelar perkara kejadian. Saat ini pengendara roda empat sudah kami amankan,” ujar Kanit Lakalantas Polresta Samarinda, Ipda Henny.

πŸ…£πŸ…˜πŸ…œπŸ…€πŸ…‘ πŸ…œπŸ…”πŸ…“πŸ…˜πŸ…

Most Popular

To Top