DPRD BalikpapanAdv

Parlemen Soroti Pemasukan Perusda Manuntung

Report: Taufik Hidayat I Editor: Fai

TIMUR MEDIA – Komisi II Parlemen Balikpapan menyoroti minimnya pemasukan Perusahaan Daerah atau Perusda Manuntung Sukses. Dalam setahun, pemasukan yang dihasilkan Perusda untuk kas daerah hanya Rp 17 juta per tahun.

Anggota Komisi II Syukri Wahid, mengemukakan sakartis yang menggelitik. Pemasukan Perusda Manuntung kalah dibanding pendapatan tukang parkir.

“Penghasilan yang dihasilkan Perusda Manuntung Sukses dalam setahun kalah dibanding tukang parkir,” papar Syukri Wahid, Rabu 24 Maret 2021.

Padahal, lanjut Syukri, penyertaan modal yang dikucurkan dari APBD Balikpapan telah mencapai Rp 40 miliar dari target Rp 50 miliar. Perusda Manuntung juga memiliki sembilan unit bisnis yang dikembangkan.

Ia menilai denga kondisi ini BUMD tersebut dinilai tidak produktif. “Buat apa membuat BUMD kalau setahun hanya mampu menghasilkan sekitar Rp 17 juta. Sebab kalau dilihat dari sembilan  unit bisnis yang mereka kembangkan, tidak sesuai dengan besaran jumlah pemasukan daerah yang dihasilkan,” protes Syukri Wahid.

Dijelaskan Syukri, dalam peraturan daerah yang sudah disepakati jumlah pendataan modal sudah dinaikkan menjadi Rp 50 miliar. “Saat ini sudah terealisasi sebesar Rp 40 miliar. Jadi tinggal Rp 10 miliar yang belum direalisasikan,” ujarnya.

Untuk itu, menurut Syukri, Parlemen akan mengkaji ulang bagi hasil Perusda Manuntung Sukses dengan Pemerintah Balikpapan. “Sebab tidak disebutkan presentase bagi hasil dari laba bersihnya setiap tahun,” ungkap Syukri. Ia pun membandingkan dengan PDAM, yang porsi bagi hasilnya telah ditetapkan.

“Kontribusi PDAM sebesar 55 persen dari laba bersih itu yang masuk kas daerah,” jelas Syukri Wahid.

I Adv

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button