AdvDPRD Balikpapan

Parlemen Dukung Aksi Solidaritas Jurnalis Balikpapan

Report: Taufik I Editor: Faisal

TIMUR MEDIA – Wakil Ketua Parlemen Balikpapan, Budiono, mendukung aksi solidaritas yang dilakukan sejumlah jurnalis di kota ini. Aksi dilakukan di depan gedung DPRD Balikpapan, Jalan Jenderal Sudirman, Rabu 21 April 2021.

Aksi tersebut menolak kekerasan terhadap jurnalis ini dilakukan puluhan wartawan Balikpapan dari pelbagai media, baik cetak, elektronik dan media online. Aksi ini digagas Aliansi Jurnalis Independen Balikpapan.

Budiono mengatakan hak bagi setiap warga negara untuk mendapat keamanan dan kenyamanan untuk hidup di Indonesia. Apalagi bagi jurnalis yang sehari-harinya bertugas memberi informasi kepada khalayak.

“Aksi menolak kekerasan patut didukung agar tiap warga bebas dari segala bentuk kekerasan dalam bentuk apapun, dari siapapun,” tegas Budiono. Ia juga mengingatkan kepada para jurnalis untuk selalu berhati-hati dalam melakukan tugas liputannya.

Hal sama dikatakan Wakil Ketua DPRD, Subari. Ia juga memberi dukungan kepada para wartawan Balikpapan yang tegas menolak setiap bentuk kekerasan.

“Kami sangat mendukung aksi yang dilakukan teman-teman wartawan Balikpapan. Kerja jurnalis sangat penting bagi anggota DPRD dan menjadi kepanjangan tangan dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat,” tutur Subari.

Aksi dimulai pukul 10.15 WITA, ditandai pemasangan pita putih di lengan kiri setiap jurnalis sebagai bentuk keprihatinan terhadap aksi kekerasan yang terjadi.

Dalam aksinya, Ketua AJI Balikpapan, Teddy Rumengan menyampaikan keprihatinannya terhadap peristiwa yang menimpa Nurhadi jurnalis Tempo asal Surabaya, yang mengalami kekerasan yang diduga dilakukan oknum aparat saat melakukan peliputan pada 27 Maret 2021 lalu.

Teddy menegaskan kekerasan terhadap jurnalis seharusnya tidak terjadi, karena dalam menjalankan tugasnya jurnalis dilindungi Undang-undang No. 40 Tahun 1999 tentang Pers.

“Sebagai jurnalis Balikpapan saya sangat prihatin atas terjadinya kekerasan terhadap Nurhadi wartawan Tempo, yang mengalami penganiayaan saat melakukan peliputan. Karena itu, AJI Balikpapan akan mengawal kasus ini hingga aktor utama kekerasan, ditangkap,” jelas Teddy.

Pihaknya berharap, tindak kekerasan yang menimpa Nurhadi tidak terjadi di Kalimantan Timur, khususnya di Balikpapan. “Aksi yang kita laksanakan hari ini adalah wujud solidaritas terhadap Nurhadi. Karena itu, kami meminta kepada aparat kepolisian untuk menindak tegas para pelakunya,” ujar Teddy.

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button