Balikpapan

Parlemen Balikpapan Soroti Pasar Kebunsayur

Report: Taufik Hidayat I Editor: Isnan Rahardi

TIMUR MEDIA – Pasar Inpres Kebunsayur Balikpapan Barat, menjadi sorotan Parlemen Balikpapan. Musababnya, proses renovasi belum sepenuhnya terlaksana. Sejak terjadi kebakaran tahun 2015, lahan di sana terbengkalai.

Sampai kini pedagang masih menanti tindak lanjut pemerintah. Mereka mengaku nasibnya mengambang, dan terus menanti kelanjutan pembangunan sebagian wilayah pasar sebagai tempat mencari rezeki.

Anggota Komisi III Taufiqul Rahman, yang juga Dapil Balikpapan Barat mengungkapkan, ia mendesak renovasi harus segera dilakukan bahkan dengan penataan maksimal.

Taufik berjanji akan terus memperjuangkan hal ini, apalagi Pasar Kebunsayur masuk dalam wilayah daerah pemilihannya. “Kita diamanahi warga Balikpapan Barat untuk memperindah pembangunan wilayah di sini,” ujar Taufiq, Rabu 23 Desember 2020.

Ia menyayangkan, akibat lambannya renovasi, pasar tersebut menjadi lahan untuk melakukan perbuatan negatif. “Tempatnya kan tertutup dan tidak ada penjagaan. Pasar ini juga menjadi lahan tidur anak jalanan, menjadi kawasan tumbuh-tumbuhan liar. Para pedagang juga mengkhawatirkan adanya binatang seperti ular, biawak dan sejenisnya masuk ke area pedagang,” tuturnya.

Kondisi Pasar Kebunsayur terbengkalai. (TM)

Menurutnya wacana renovasi sejak lama dilontarkan Anggota DPRD dan Walikota periode sebelumnya. Namun sampai kini para pedagang masih belum mendapat titik terang. “Karena tidak maksimalnya tindakan dari pemerintah terhadap nasib para pedagang,” kritiknya.

Untuk itu, Taufiq mendesak Pemerintah Balikpapan lebih memperhatikan kondisi pasar tersebut. “Takutnya digunakan hal-hal yang tidak baik, juga betapa kumuhnya, karena adanya gerobak barang barang bekas di situ. Pemerintah daerah harusnya lebih fokus membangun wilayah Balikpapan lebih baik lagi, khususnya Balikpapan Barat,” tegas Taufiq.

Para pedagang ingin direalokasi ke Plaza Kebunsayur yang letaknya di seberang Pasar Inpres. Namun, lanjut Taufiq, hal itu harus melalui kesepakatan bersama antara pedagang dan pihak pemerintah.

“Sebab banyak pedagang yang tidak setuju dipindah, karena kondisi Plaza Kebunsayur tidak begitu ramai.”

Ia pun menekankan, agar ke depan rebovasi harus segera dilakukan. Apalagi Balikpapan Barat termasuk wilayah kota tua yang semestinya lebih diperhatikan. Di sini juga banyak tokoh-tokoh tua.

“Jika kita tidak bisa berbuat untuk kebaikan daerah sendiri, mending berhenti saja tidak usah menjadi anggota DPRD,” ujarnya. Taufiq pun akan memanggil pihak-pihak terkait untuk menindak lanjuti keluhan pedagang di Pasar Kebunsayur.

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button