DPRD Balikpapan

Parlemen Balikpapan Hitung Risiko Karantina

Report: Hendra| Editor: Nina

TIMUR MEDIA – Parlemen Balikpapan dan Pemerintah setempat telah menghitung segala risiko, jika harus memberlakukan status karantina wilayah.

Hal itu diutarakan Ketua Parlemen Balikpapan, Abdulloh. “Kita telah menghitung konsekuensinya, jika melakukan karantina wilayah,” terangnya.

Abdulloh menilai, sejauh ini Pemerintah Balikpapan juga telah menerapkan aturan baru pusat ihwal pembatasan sosial berskala besar atau PSBB.

“Kita sudah melakukan itu semua karena Undang-undang Nomor 6 Tahun 2016 tentang pelayanan kesehatan, itu yang baru dilakukan oleh daerah itu hanya PSBB,” terang Abdulloh.

Politisi Golkar ini turut meminta Pemerintah Balikpapan menghitung secara tepat jumlah masyarakat terdampak. Mereka nantinya berhak mendapat bantuan sosial lantaran dampak korona.

“Sehingga bisa tepat sasaran,” tegas Abdulloh. Stimulus bantuan itu telah ditetapkan pusat.

“Tinggal kita daerah menambahkan nominal dari pusat itu.”

Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi menambahkan, instruksi PSBB telah berjalan di lapangan.

Ia menerangkan pembatasan libur sekolah telah diterapkan, begitu pula libur kerja dan penerapan jam malam.

“Jadi tidak banyak lagi yang berubah.”

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button